Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

FOKUS: Selamat Hari Paskah! Ternyata Begini Lho Awal Mula Tradisi Kelinci & Telur Paskah

Randy Wirayudha , Jurnalis-Sabtu, 15 April 2017 |07:35 WIB
FOKUS: Selamat Hari Paskah! Ternyata Begini <i>Lho</i> Awal Mula Tradisi Kelinci & Telur Paskah
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

SEBAGAIMANA umat-umat lainnya di dunia, umat Kristiani juga punya “perlambang” di setiap hari-hari besarnya. Kalau di Hari Natal biasanya selalu ada pohon natal, di Hari Paskah selalu ada kelinci, telur dan roti paskah yang juga punya makna-makna tertentu.

Seperti diketahui, sejak Kamis 13 April 2017, umat Kristiani merayakan rangkaian hari-hari sucinya. Seperti ada yang namanya Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga Hari Paskah yang selalu jatuh pada Minggu.

Rangkaian ini merupakan refleksi “perjalanan” terakhir Isa Almasih atau Yesus Kristus. Mulai dari Kamis Putih di mana Isa Almasih bersama para sahabatnya mengadakan “The Last Supper” alias Perjamuan Terakhir, Jumat Agung di mana Isa Almasih mengalami penyiksaan, disalib hingga wafat.

Terakhir ditutup dengan perayaan Paskah, di mana Isa Almasih bangkit dari kematiannya. Di hari ini, umat Kristiani lazimnya berkumpul bersama keluarga dan pergi ke gereja bersama untuk melakukan misa.

Lantas, apa hubungannya dengan “tradisi” kelinci, roti, telur dan kadang cokelat Paskah? Dari berbagai sumber, ternyata diketahui “tradisi” itu sebenarnya tak ada kaitannya dengan rangkaian ibadah Paskah atau ajaran Kristen.

Merunut penjelasan yang dipaparkan ABC Behind the News, disebutkan tradisi ini awalnya dimulai oleh masyarakat yang menganut paganisme saat melakukan ritual dan festival untuk Eostre, Dewi Musim Semi dan kesuburan.

Eostre dikatakan memiliki seekor hare atau terwelu. Hewan yang mirip dengan kelinci tapi berbeda postur tubuh, panjang telinga dan tempat tinggal (kelinci biasa bersarang, semenara terwelu tidak).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement