Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Batal Ikut Jokowi Resmikan Masjid Raya Daan Mogot

Reni Lestari , Jurnalis-Sabtu, 15 April 2017 |12:29 WIB
Ahok Batal Ikut Jokowi Resmikan Masjid Raya Daan Mogot
Masjid Raya Daan Mogot. Foto Berita Jakarta
A
A
A

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, pihak istana meminta peresmian Masjid Raya Hasyim Asy'ari di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat yang awalnya akan dilaksanakan Minggu, 16 April 2017, dipercepat menjadi hari ini, Sabtu (15/4/2017). Hal itu karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan meresmikan masjid tersebut memiliki agenda lain yang harus dihadiri esok.

"Karena jadwal presiden ada, besok punya kesibukan. Mundur-mundur terlalu lama kan repot. Dari pada mundur jauh, kan hari ini bisa. Dan lagi kami juga sudah siap," ujar Sumarsono.

Ia menjelaskan, majunya jadwal persemian bukan untuk menghindari anggapan politis terhadap Pemprov DKI.

Sebagai informasi pada sore nanti, akan ada serah terima jabatan antara Sumarsono dengan Gubernur-Wakil Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat yang sebelumnya cuti kampanye.

Jika peresmian masjid masih sesuai jadwal, Ahok-Djarot yang saat ini berstatus calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta akan ikut meresmikan masjid mendampingi Jokowi.

"Di pemerintah enggak ada rasa takut, apa yang ditakutkan enggak ada. Enggak ada hubungannya dengan Pilkada, enggak ada rasa takut sama sekali," ujar Sumarsono.

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti menuturkan, pihaknyasudah menghubungi Pemprov DKI Jakarta.

"Saya kontak ke Pemprov DKI Jakarta dan tidak ada (Basuki meresmikan masjid)," kata Mimah Susanti dalam diskusi Pilkada Sehat & Demokratis di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Mimah menegaskan Basuki-Djarot tidak diundang dalam acara Peresmian Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Jakarta.

"Berita yang beredar kan besok, tapi hari ini. makanya saya kontak ke Pemprov DKI. Saya tanya apakah paslon dua diundang, mereka jawab tidak diundang," lanjutnya.

Mimah menegaskan kehadiran paslon Basuki-Djarot dalam peresmian Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Jakarta dalam masa kampanye dan masa tenang tidak diperbolehkan.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement