Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Duh, Barang Peninggalan Nazi Ditemukan di Barak Tentara Jerman

Emirald Julio , Jurnalis-Minggu, 07 Mei 2017 |04:02 WIB
<i>Duh</i>, Barang Peninggalan Nazi Ditemukan di Barak Tentara Jerman
Ilustrasi (Foto: Warstuff.com)
A
A
A

DONAUESCHINGEN – Tim penyidik dilaporkan menemukan barang peninggalan atau memorabilia milik Nazi di barak militer tentara Jerman. Pihak Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan bahwa memorabilia itu serupa dengan yang ditemukan di garnisun milik seorang perwira tentara yang ditangkap karena diduga akan melakukan serangan.

Penemuan ini banyak diindikasikan sebagai semakin meluasnya paham sayap kanan aliran ekstrem di kalangan pihak keamanan Jerman.  Sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (7/5/2017) Spiegel Online mewartakan sebuah lemari berisi pasukan Wermacht dari era Nazi ditemukan di luar kantin bara Fuerstenberg yang berlokasi di Kota Donaueschingen.

Bahkan tidak hanya itu saja, di kamar dalam barak juga ditemukan gambar tentara hingga pistol milik pasukan Wermacht yang dijadikan dekorasi ruangan. Penyidik menemukan ruangan yang memiliki memorabilia serupa di Kota Illkirch, Prancis. Ruangan di kota tersebut merupakan kamar milik seorang perwira yang bertugas di Brigadir Jerman-Prancis yang telah ditangkap atas tuduhan berencana melakukan serangan bermotif rasial.

Reuters mewartakan, juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman menyatakan bahwa benda-benda yang ditemukan di barak Kota Donaueschingen bukanlah termasuk barang-barang Nazi yang dilarang dimiliki berdasarkan hukum yang berlaku. Sekadar informasi, kepemilikan memorabilia pasukan Wehrmacht tidaklah dianggap sebagai suatu tindak pelanggaran.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement