PERTEMPURAN antara pasukan York yang dipimpin Richard, Duke of York dengan pasukan Lancaster yang dipimpin Edmund Beaufort, Duke of Sommerset pada 22 Mei 1455 mengawali pecahnya Perang Mawar di Inggris. Dalam pertempuran perdana itu berakhir dengan kekalahan pihak Lancaster dan tewasnya Edmund yang memaksa Raja Henry VI menyerahkan tahtanya pada sepupunya, Richard of York.
Perang perebutan tahta kerajaan Inggris itu kemudian berlangsung selama 30 tahun sebelum berakhir dengan berdirinya Dinasti Tudor pada 1485. Selama perang berlangsung Keluarga York mawar putih sebagai lambangnya sedangkan keluarga Lancaster yang mengenakan lambang mawar merah.
Kedua keluarga yang merupakan kerabat dekat sama-sama mengklaim tahta melalui keturunan Raja Edward III yang memerintah pada 1327 sampai 1377.
Raja pertama dari Keluarga Lancaster adala Henry IV yang masa pemerintahannya diwarnai berbagai pemberontakan dan pelanggaran hukum yang parah. Penerusnya Henry V adalah raja yang lebih baik dan memenangkan banyak pertempuran melawan Prancis dalam Perang 100 Tahun.
Namun, putranya Henry VI adlah raja yang lemah sehingga banyak bangsawan yang menentang kekuasaannya.
Keadaan semakin parah setelah Henry VI mengalami gangguan jiwa pada 1453 dan menyebabkan kosongnya kekuasaan. Karena itulah pada 1454 Parlemen Inggris menunjuk Richard, Duke of York sebagai pelindung Inggris.
Saat Henry VI pulih di tahun yang sama, dia segera memecat RIchard dan memberikan kekuasaan kepada istrinya Margaret Anjou. Sang Ratu melihat Richard sebagai ancaman bagi suksesi kekuasaan kepada putranya, Edward.