nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebagai Wakil Ketua NU Purwakarta, Ke-NU-an Dedi Mulyadi Tak Perlu Diragukan

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 29 Mei 2017 12:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 29 525 1702128 sebagai-wakil-ketua-nu-purwakarta-ke-nu-an-dedi-mulyadi-tak-perlu-diragukan-WHMfTA3iff.jpg

PURWAKARTA – DPC PKB se-Jawa Barat tidak meragukan ke-NU-an Dedi Mulyadi. Mereka menilai, platform ke-NU-an ini penting, mengingat PKB merupakan partai yang didirikan oleh para kiai dari kalangan nahdliyin.

“Kami terus terang saja terkejut mendengar paparan Kang Dedi tentang NU. Jelas ini sangat mendasar bagi kami. Ditambah, beliau ini kan Wakil Ketua PCNU Purwakarta, ada SK-nya. Kami tidak meragukan ke-NU-an beliau,” ucap Ketua DPC PKB Purwakarta Neng Supartini, Minggu 28 Mei 2017.

Partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut, diakui oleh Neng, tidak ingin membeli kucing dalam karung. Oleh karena itu, keponakan Gus Dur itu telah memerintahkan kepada seluruh jaringan partai untuk menguji visi, misi, dan program bakal calon kepala daerah yang akan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa dalam Pilkada serentak 2018.

“Tentu kami tidak ingin hanya jualan isu taman dan isu jomblo di Pilgub Jawa Barat nanti. Kami ingin ada isu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehingga kesejahteraan rakyat Jawa Barat bisa tercipta. Alhamdulillah, kami cocok dengan Kang Dedi,” katanya.

Sekadar diketahui, pada Minggu 28 Mei 2017, sebanyak 23 Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa tingkat Kabupaten/Kota se Jawa Barat menguji gagasan dan program Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, khususnya tentang isu yang berkaitan dengan situasi terkini di Jawa Barat.

Ketua DPC PKB Kota Bekasi Ahmad Usthuri mengatakan bahwa Dedi Mulyadi memiliki gagasan dan program yang tidak hanya cocok diterapkan di Purwakarta, melainkan juga di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Gagasan dan program yang ia maksud adalah terkait dengan pengembangan masyarakat, penanggulangan masalah banjir, dan pengelolaan sampah di Bandung, program ekonomi kerakyatan dan pengembangan pedesaan, termasuk di dalamnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kang Dedi ini kan dekat dengan masyarakat. Jadi, beliau tahu persis

permasalahan masyarakat. Tadi kami sampaikan masalah-masalah kekinian di Jawa Barat. Beliau dengan lugas menyampaikan skema solusinya dengan tepat. Salah satunya, soal penyelesaian banjir dan pengelolaan sampah di Bandung. Menariknya, beliau fasih sekali memaparkan konsepnya tentang ekonomi berbasis pedesaan,” ungkap Ahmad.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini