nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satpol PP Kulon Progo Razia Tempat Karaoke, Belasan Cewek Seksi Diamankan

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 30 Mei 2017 10:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 30 510 1702995 satpol-pp-kulon-progo-razia-tempat-karaoke-belasan-cewek-seksi-diamankan-ymMROysbAw.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

KULON PROGO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), merazia tempat karaoke di Kecamatan Wates dan Temon yang masih beroperasi pada bulan puasa 2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kulon Progo, Duana Heru Supriatna menyebutkan ada lima tempat karaoke, yakni Karaoke Blass, Jon, Caesar, Dewata, dan Kings.

"Tempat karaoke Blass, Jon, Caesar, dan Dewata semua tutup, sepi dan situasi gelap gullita. Namun, di dalam ada beberapa kendaraan bermotor yang diduga milik pengunjung. Petugas tidak masuk ke dalam," ungkapnya, Selasa (30/5/2017).

Di tempat karaoke Blass dan lainnya, petugas tidak bisa masuk karena tempatnya dipagar dengan ketinggian di atas tiga meter. "Seperti benteng 'takeshi castle'," sindirnya.

Di tempat Kings Karaoke lanjut dia, didapati masih beroperasi dengan masih adanya beberapa pengunjung lengkap dengan pemandu lagu alias LC. Petugas mengumpulkan LC dan pengunjung di depan ruang tamu. Pengunjung dan LC berpakaian seksi itu dilakukan pendataan di tempat.

Selanjutnya, petugas memeriksa seluruh ruangan dan ruang penerimaan tamu. Petugas menemukan 12 botol minuman keras (miras) jenis vodka dan 10 orang LC.

"Minuman keras diamankan ke Kantor Satpol PP Kulon Progo, sedangkan para LC diminta menunjukkan identitas berupa KTP atau tanda pengenal. Dari 12 LC, ada dua orang belum memiliki KTP dan hilang," katanya.

Duana mengatakan bahwa pihaknya meminta para LC tersebut mengambil KTP di Kantor Satpol PP sekaligus pembinaan dan pendataan pada hari berikutnya. Menyinggung pemilik tempat karaoke, pihaknya meminta yang bersangkutan untuk membuat surat pernyataan yang isinya mempersilakan petugas menyita semua peralatan karaoke jika masih buka.

"Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilaporkan ke kepolisian atas tindakan perusakan segel," katanya.

Razia dilaksanakan secara terpadu antara Kodim 0731, Polres, dan Pemkab Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan menciptakan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum.

"Kami berharap Ramadan ini, situasinya kondusif, aman, dan tenteram," tuntasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini