JAKARTA – Para menteri Kabinet Kerja kompak mengenakan pakaian adat saat upacara peringatan hari lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis 1 Juni 2017.
Menteri yang mengenakan pakaian adat saat upacara itu di antaranya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yassona H Laoly, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Saat ikut upacara, Mendagri Tjahjo Kumolo mengenakan pakaian adat Batak Pakpak yang berasal dari Humbang Hasudutan (Humbas), Sumatera Utara. Tjahjo mengungkapkan, pakaian itu didapatnya saat diberikan gelar oleh pemangku adat di sana.
(Mendagri Tjahjo Kumolo)
"Ini pada saat saya diundang oleh masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Humbang Hasudutan dari Sumatera Utara. Saya diberi gelar adat dari sana. Yaudah saya pakai saja," kata Tjahjo di lokasi, Kamis (1/5/2017).
Pakaian adat yang berasal dari Sumatera Utara juga dikenakan oleh Menkumham Yasonna H Laoly. Politikus PDI Perjuangan tersebut diketahui mengenakan pakaian adat asal tanah kelahirannya di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.
"Ini baju kebesaran dari Nias Selatan. Jadi karena saya membaca Keppres hari ini dan dikatakan harus pakai baju adat, makanya saya pakai baju ini. Kalau mau lengkapnya ada kalabubu," terang Yassona.
Kalabubu yang dimaksud Yasonna adalah kalung dari suku Nias. Kalung itu terbuat dari tempurung kelapa berbahan kuningan sebagai pengikatnya. Selain itu, kalabubu dihiasi ornamen berbentuk segitiga terbuat dari tanduk kerbau bule berjumlah dua buah di setiap sisinya. Berbentuk lingkaran berdiameter sekira 23,5 cm, kalabubu dipergunakan sebagai perhiasan dan pelindung leher saat perang.
Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi juga megenakan pakaian adat yang berasal dari tanah kelahirannya di Bangkalan, Madura. Meskipun telah menggenakan pakaian tersebut, Imam Nahrawi mengaku belum sempurna lantaran tak mengikutsertakan celurit yang biasa dikenakan dalam pakaian tersebut.
(Menpora Imam Nahrawi)
"Karena saya lahir di Bangkalan, Madura, tentu saya harus menggunakan pakaian khas Madura gitu lho. Meskipun saya mau bawa celuritnya, tapi enggak boleh," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.