Image

Imam Masjid Finsbury Park Sebut Insiden Penabrakan sebagai Serangan Teroris

Emirald Julio, Jurnalis · Senin, 19 Juni 2017 - 09:31 WIB
Foto di lokasi pasca-penabrakan para jamaah Masjid Finsbury Park, London, Inggris (Foto: Reuters) Foto di lokasi pasca-penabrakan para jamaah Masjid Finsbury Park, London, Inggris (Foto: Reuters)

LONDON – Insiden penabrakan mobil van kembali mengguncang Kota London, Inggris. Kali ini insiden itu terjadi di dekat sebuah masjid yang berlokasi Finsbury Park. Imam masjid tersebut mengklaim, penabrakan itu sebagai serangan teroris.

Dewan Muslim Inggris membenarkan insiden itu terjadi ketika para jamaah baru meninggalkan Masjid Finsbury Park. “Doa kami bersama dengan para korban,” tulis pihak Dewan Muslim Inggris.

“Siapa pun yang melakukan ini, ia melakukannya untuk melukai orang dan ini adalah serangan teroris. Kami menyebut ini serangan teroris serupa dengan di Manchester, Westminster dan Jembatan London,” ujar Imam Masjid Finsbury Park, Mohammed Kozbar, sebagaimana dikutip dari The Sun, Senin (19/6/2017).

Kozbar menyatakan, mobil van itu menabrak orang-orang yang baru selesai salat tarawih. “Mereka berkumpul di Jalan Seven Sisters. Saya dengar ada korban jiwa tapi saya tidak ingin melompat kepada kesimpulan. Kekhawatiran saya sekarang adalah korban yang terkena dampaknya,” tambah sang imam.

Kepolisian London menyebut serangan ini sebagai insiden besar dan sopir mobil van itu telah ditangkap. Insiden ini hanya berselang beberapa waktu setelah dua serangan teror di London. Serangan pertama terjadi di Jembatan Westminster yang berlanjut di gedung Parlemen Inggris pada Maret 2017. Serangan kedua terjadi belum lama ini ketika sebuah mobil van menabrak para pejalan kaki di Jembatan London.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming