BENGKULU - Istri Gubernur Bengkulu, Lily Martiani Maddari terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama empat orang lainnya. Lily ditangkap di rumahnya, Kelurahan Sido Mulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Berikut kronologinya.
Dalam OTT di Bengkulu, KPK di antaranya mengamankan Lily, suaminya Ridwan Mukti yang juga Gubernur Bengkulu, pengusaha bernama Rico Chan. KPK juga menyita uang diperkirakan miliaran rupiah. Barang bukti uang disita berupa uang dalam pecahan Rp100 ribu sebanyak 1 boks.
Informasi dihimpun Okezone dari beberapa sumber menyebutkan, penangkapan dilakukan, Selasa (20/6/2017) pagi. Mulanya, Rico Chan bersama sopir pribadinya menuju kediaman pribadi Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti untuk bertemu dengan istri gubernur, Lily Martiani.
Setiba di rumah itu, keduanya langsung masuk. Berselang beberapa menit, Rico Chan keluar dan langsung pergi. Namun, sekira pukul 09.41 WIB, dua mobil Toyata Avanza berpelat B 1918 BIB dan BD 1603 LW masuk lagi ke kediaman gubernur Bengkulu dan sempat dihadang oleh Satpol PP.
Tapi, saat kaca mobil dibuka terlihat Rico Chan berada di dalam mobil bersama beberapa orang lain. Karena dikira yang bersama Rico adalah temannya, mereka pun dipersilakan masuk. Ternyata mereka adalah Satgas KPK.
Satgas KPK langsung masuk ke kediaman gubernur Bengkulu dan menjaring Lily Martiani. Petugas juga memeriksa kamar rumah gubernur Bengkulu sebelum menyegelnya
Sekira pukul 10.16 WIB, istri gubenur Bengkulu Lily Martiani dan Rico Chan lalu dibawa Satgas KPK ke Mapolda Bengkulu. Sempat diamankan dan diperiksa di ruang Direskrimsus, lalu Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti datang ke Polda Bengkulu menyambangi istrinya. Namun, ia pun ikut diamankan.
Siang tadi, orang-orang yang diamankan KPK termasuk gubernur Bengkulu, istrinya dan Rico Chan diterbangkan ke Jakarta melalui
Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.
Lily Martiani menangis saat dibawa dari Polda Bengkulu ke bandara, sedangkan suaminya Ridwan tak berkomentar apa-apa saat dinaikkan ke mobil.
Sementara Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum bisa memberikan keterangan panjang terkait OTT KPK di Bengkulu. Namun, ia membenarkan satgasnya melancarkan aksi penindakan di Bengkulu. “Ada kegiatan beberapa tim di lapangan," kata Febri saat dikonfirmasi dari Jakarta.
"Saya koordinasikan dan cek terlebih dahulu persisnya ya," pungkasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.