Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Perang Terbesar Inggris HMS Queen Elizabeth Jalani Pelayaran Perdana

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 27 Juni 2017 |12:09 WIB
Kapal Perang Terbesar Inggris HMS Queen Elizabeth Jalani Pelayaran Perdana
Kapal HMS Queen Elizabeth ditarik 11 kapal tugboat dalam pelayaran perdananya (Foto: Russell Cheyne/Reuters)
A
A
A

ROSYTH – Kapal perang paling canggih dan besar milik Inggris, HMS Queen Elizabeth, akhirnya melakukan pelayaran perdana. Kapal induk seberat 65 ribu ton itu meninggalkan galangan kapal di Rosyth, Skotlandia, pada Senin 26 Juni 2017 siang waktu setempat.

Kapal sepanjang 280 meter (m) itu harus ditarik oleh 11 kapal tugboat untuk bermanuver menuju Sungai Forth serta menunggu permukaan air sungai sedikit surut agar bisa melewati kolong jembatan. Kapal yang dibangun selama delapan tahun dengan biaya GBP6 miliar (setara Rp10 triliun) itu akan menjalani pelayaran percobaan di laut selama dua tahun ke depan.

“Tentu saja kapal itu sangat mahal, tetapi akan membawa kita dalam jajaran atas di seluruh negara-negara di dunia,” ujar Kapten Jerry Kyd, mengutip dari Reuters, Selasa (27/6/2017).

“Faktanya (HMS Queen Elizabeth) bukan hanya sebuah kapal biasa, tetapi bisa menjadi pangkalan laut, dapat melakukan berbagai fungsi dan misi apakah itu mendekat ke musuh dalam jarak jauh atau mendukung industri Inggris di luar negeri atau mungkin memberikan bantuan kemanusiaan atau bencana alam,” sambung Jerry Kyd.

Kapal HMS Queen Elizabeth diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 800 kilometer (km) setiap harinya. Kapal tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan bersama dengan Kapal HMS Prince of Wales.

Navigator HMS Queen Elizabeth, Jez Brettell menyatakan, mengendalikan kapal dalam pelayaran perdana serupa dengan menyetir mobil sport terbaru sebelum menjalani uji kelayakan di jalan raya.

“Pertama kali kami memindahkan tuas ke depan akan menjadi pertama kalinya kita berada di bawah pergerakan dan kekuatan sendiri,” ujar Brettell.

HMS Queen Elizabeth semula dijadwalkan beroperasi penuh pada 2020. Namun, menurut Kantor Auditor Nasional Inggris, kapal tersebut baru bisa beroperasi penuh pada penghujung 2026 karena sejumlah kendala teknis.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement