Share

Tim Anti-Bandit Gagalkan Penyelundupan 404 Ribu Pil Carnophen

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 19 Juli 2017 04:55 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 19 519 1739519 tim-anti-bandit-gagalkan-penyelundupan-404-ribu-pil-carnophen-d8hEu2pXHL.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SURABAYA โ€“ Sebanyak 404.800 butir pil berbahaya yakni carnophen berhasil disita Tim Anti-Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya ketika hendak dikirim ke Kalimantan lewat Expedisi Jawa Sumatra di Jalan Raya Kedungdoro dan Jalan Semut, Surabaya.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka yang masing-masing berinisial RS (26) warga Jalan Kranggan, HW (30) warga Jalan Patemon Barat, dan HS (30) warga Jalan Tempel, Sukorejo, Surabaya. Saat ini, ketiga tersangka sedang menjalani pemeriksaan insentif di ruang penyidik.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambella menjelaskan, modus operandinya, barang berupa obat keras jenis carnophen dibungkus dalam kardus rokok. Kemudian dimasukkan dalam karung warna putih yang bertuliskan sandal swalloy dan polo sejumlah 16 koli (404.800 butir pil).

โ€œObat keras ini didatangkan dari Semarang dengan harga Rp220 juta lewat ekspedisi, lalu hendak dikirim ke Kalimantan lewat ekspedisi dengan harga Rp230 juta,โ€ terang Leonard pada wartawan, Selasa (18/7/2017).

Ia menambahkan, selain pil tersebut masuk obat keras dan berbahaya, juga pil ini tidak ada izin edarnya. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 196 jo Pasal 98 Ayat (1) dan 2 dan atau Pasal 197 jo 106 Ayat (1) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu, Kasi Penyidikan BPOM Jatim, Siti Amanah, menjelaskan obat keras carnophen tersebut lebih banyak dikonsumsi para nelayan saat melaut. Pil carnophen banyak dijual di Kalimantan dan Jalur Pantura.

โ€œKarena setelah menelan obat carnophen tidak bisa mengantuk, karena dalam obatnya ada kandungan kafein. Disamping itu, setelah minum obat ini capek dan stress hilang. Biasanya nelayan minum 10 butir pil sekaligus. Jika obat ini diminum tidak sesuai anjuran dokter bisa berbahaya pada orang yang meminum,โ€ ucap Siti Amanah.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini