PADA hari ini atau tepatnya pada 3 Agustus 1975, sebuah pesawat sewaan jenis Boeing 707 mengalami kecelakaan di selatan Maroko. Pesawat tersebut diketahui menabrak gunung Atlas di dekat wilayah Agadir. Tragisnya, insiden tersebut telah menewaskan seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 188 orang.
Hingga detik ini, kecelakaan tersebut merupakan tragedi udara terparah keempat sepanjang sejarah. Boeing 707 nahas itu diketahui dimiliki oleh Jordanian airline Alia. Saat kejadian, pesawat tengah disewa oleh maskapai penerbangan milik Pemerintah Maroko, Royal Air Maroc.
Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara LeBourget, Paris, Prancis sekira pukul 02.20 dini hari waktu setempat. Diketahui empat dari keseluruhan total penumpang merupakan warga negara Eropa dan sisanya merupakan warga Maroko. Sebagian besar penumpang terbang setelah menghabiskan waktu liburan musim panas mereka.
Pasca-lepas landas, pesawat tersebut hilang dari radar kurang lebih dua jam kemudian atau tepatnya pada pukul 04.28 pagi. Petugas bandara lalu segera menghubungi pilot pesawat melalui siaran radio. Sayangya, sama sekali tak ada jawaban ataupun tanda-tanda tentang apa yang terjadi pada pesawat tersebut.
Mirisnya, pesawat itu hilang hanya dua menit dari jadwal pendaratan pada pukul 04.30 dan menyisakan tanda tanya besar. Pihak berwenang segera melakukan pencarian dan menemukan pesawat telah menabrak Gunung Atlas akibat jarak pandang buruk karena kabut tebal. Pesawat menabrak gunung pada ketinggian sekira 731 meter di atas tanah.
Pesawat tersebut langsung meledak dan terbakar di dekat sebuah desa terpencil bernama Imzizen. Sebanyak 181 penumpang dan tujuh awak pesawat tewas secara mengenaskan. Boeing 707 pertama kali beroperasi pada 1958. Dengan empat mesinnya, 707 mampu menempuh jarak sekitar 9.656 kilometer (km). Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan kedua pesawat Boeing 707 sepanjang tahun 1970-an.
(Rufki Ade Vinanda)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.