ASTANA – Sebuah perusahaan travel Kazakhstan menuai kontroversi karena menampilkan sekelompok pramugari tanpa busana dalam iklan mereka. Para pramugari itu terlihat hanya menutupi bagian intim mereka dengan topi, sedangkan bagian dada tertutup tulisan di layar.
Video yang ditampilkan Chocotravel tersebut mendapatkan reaksi beragam dari warganet. Sebagian netizen menuduh iklan tersebut mempromosikan seksisme.
Reaksi dari warganet itu membuat Chocofamily, perusahaan induk dari Chocotravel turut menyoroti iklan tersebut. Direktur Chocotravel, Nikolay Mazntsev pun memberikan penjelasan melalui akun Facebooknya.
"Video itu berani dan mengejutkan, tapi kami tidak ingin menyakiti perasaan siapa pun dan kami menyesal jika hal itu terjadi. Iklan tersebut menunjukkan persis seperti yang Anda lihat di pantai atau di kolam renang. Anda tidak menyerang gadis-gadis dengan rok pendek dan orang-orang dengan pakaian renang?" kata Nikolay sebagaimana dikutip dari RT, Sabtu (5/8/2017).
Nikolay membantah tuduhan seksisme dan menunjukkan bahwa pria juga mendapatkan perlakuan yang sama dalam video iklan Chocotravel yang tayang sehari setelah iklan kontroversial tersebut. Dalam iklan itu, para pria yang ditampilkan sebagai pilot pun tampil tanpa busana dan menutupi bagian privat mereka dengan topi.
Meski banyak menuai reaksi negatif, tidak semua warganet menolak iklan tersebut. Beberapa di antara mereka bahkan memuji visual yang ditampilkan oleh Chocotravel.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.