Banyak smartphone telah dilengkapi LED flash untuk kamera utama alias kamera belakang. Namun, tidak perlu menggunakan LED flash bila sudah memiliki pencahayaan alami, baik dari matahari maupun lampu. Jangan lupa untuk mencoba eksposur manual untuk menghasilkan pencahayaan yang tepat. Ada beberapa variasi untuk eksposur manual sehingga bisa menghasilkan foto yang berbeda meski dengan angle yang mirip, seperti foto siluet. Nah, untuk foto indoor, hati-hati mengunakan LED flash terutama untuk ruangan yang luas. Ini karena Kemampuan LED Flash pada umumnya hanya berjarak sekitar 2 meter.
3. Pergunakan fitur kamera smartphone
Pada dasarnya, fitur smartphone tidak akan selengkap kamera SLR. Namun, banyak smartphone telah memberikan fitur yang memudahkan untuk membuat foto yang indah. Coba deh ulik smartphone Advan G1 Pro. Smartphone buatan lokal ini canggih lho! Sudah ada fitur blur yang ditanam pada kameranya, sehingga dengan satu sentuhan, kita bisa menghasilkan foto blur yang menakjubkan. Selain itu, ada fitur High Dynamic Range (HDR) yang mampu menghasilkan hasil foto yang indah dengan detail dan pencahayaan yang menakjubkan. Berbagai filter juga disediakan oleh Advan G1 Pro sehingga kita tidak perlu lagi melakukan retouch. Kerenlah pokoknya!
Selain itu, produk terbaru dari Advan ini memiliki resolusi kamera utama 13 megapixels dengan smart chip Samsung 3L8. Untuk lensa, G1 Pro menggunakan 5P Largan lens, sama seperti yang dimiliki iPhone. Lensa tersebut dilapisi AF coating yang membuat lensa lebih bersih agar dapat menghasilkan foto yang lebih tajam dan bersih.
Tidak lengkap bila kita tidak membahas kamera depan. Untuk kamera ini, G1 Pro menggunakan smart chip 4H8 dengan resolusi 8 megapixels. Dengan chip kamera terbaru tersebut, foto yang dihasilkan lebih jernih dan natural. Kamera depan ini juga dilengkapi fitur beauty selfie. Jadi tak perlu repot-repot lagi edit foto supaya wajah kelihatan lebih kinclong, ya.