BEBERAPA hari lalu masyarakat Indonesia digemparkan dengan insiden mengerikan yang menimpa Muhamad Alzahra alias Joya. Pria berusia 30 tahun itu diketahui tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dibakar oleh warga di Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada 1 Agustus karena dituding mencuri alat pengeras suara (amplifier) musala.
Hingga detik ini, insiden tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat mengingat polisi masih memburu para pelaku pembakar Joya. Ramai menjadi perbincangan di Tanah Air, aksi main hakim sendiri tersebut ternyata juga menjadi sorotan media asing, di antaranya media dari Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Kasus Pembakaran Hidup-Hidup, Ingin Mengembalikan Ketertiban Hukum dengan Melanggar Hukum
Baca Juga: Simak! Ini Kronologi Pengeroyokan dan Pembakaran Joya hingga Tewas
Media Negeri Jiran, The Star memberitakan kasus tersebut dengan tajuk "Man Burned to Death for Stealing Mosque Amplifiers". Media asal Malaysia itu, menyebut, Joya dibakar setelah dituduh mencuri 3 amplifier.