Image

Demonstrasi di AS Berakhir Bentrok, 1 Orang Tewas

Emirald Julio, Jurnalis · Minggu, 13 Agustus 2017 - 09:18 WIB
Foto para demonstran dari kelompok garis keras di Kota Charlottesvile, Amerika Serikat (Foto: Reuters) Foto para demonstran dari kelompok garis keras di Kota Charlottesvile, Amerika Serikat (Foto: Reuters)

CHARLOTTESVILLE – Demonstrasi kelompok garis keras di Amerika Serikat (AS) berakhir dengan bentrokan. Insiden di Kota Charlottesville, Negara Bagian Virginia itu menyebabkan setidaknya satu orang tewas.

Demonstrasi ini diawali dengan turunnya orang-orang yang menentang perobohan patung pejuang Perang Sipil dari kelompok Confederate (selatan) Jenderal Robert E Lee. Namun demonstrasi itu juga dihadapi dengan aksi tandingan oleh gerakan anti-fasisme.

Tak ayal, bentrokan pun pecah antara kedua kubu. Namun suasana semakin memanas ketika sebuah mobil mendadak menghantam kerumunan demonstran anti-fasisme. Sebagaimana dikutip dari Independent, Minggu (13/8/2017) usai melakukan penabrakan tersebut, polisi langsung menahan sopir mobil tersebut.

Insiden itu sempat terekam dalam video dan memperlihatkan mobil itu menabrak para demonstran serta dua mobil yang berada di lokasi. Pejabat rumah sakit setempat mengatakan, penabrakan itu menyebabkan sedikitnya 26 orang menderita luka. Wali Kota Mike Signer mengklaim, insiden itu juga merengut nyawa salah seorang pejalan kaki.

NBC News mewartakan, demonstran garis kanan terdiri dari ratusan pendukung kaum kulit putih, anggota Ku Klux Klan dan neo-Nazi. Mereka akhirnya membubarkan diri setelah Gubernur Virginia, Terry McAuliffe, mengumumkan penetapan status darurat dengan polisi yang memerintahkan semua demonstran untuk pulang.

Presiden Donald Trump pun angkat bicara terkait kekerasan yang terjadi di Kota Charlottesville tersebut. “Kami mengutuk dengan sangat kuat penunjukkan fanatisme kebencian dan kekerasan di banyak sisi,” ujar Trump dalam konferensi pers pada Sabtu 12 Agustus 2017.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming