Brak! Mobil Tabrak 2 Halte Bus di Prancis, Satu Orang Tewas

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Senin 21 Agustus 2017 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 21 18 1760026 brak-mobil-tabrak-2-halte-bus-di-prancis-satu-orang-tewas-GTu25HJ8uY.jpg Kepolisian Prancis tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan (Foto: AFP)

MARSEILLE โ€“ Sedikitnya satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka setelah sebuah mobil menabrak dua halte bus berbeda di Marseille, Prancis. Beruntung, pelaku yang diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 35 tahun sudah berhasil ditangkap.

Kepolisian Marseille menyarankan agar publik menghindari area Old Port di mana sang sopir berhasil ditangkap. โ€œUntuk saat ini, kami tidak memiliki informasi mengenai motif pria ini menabrakkan mobilnya,โ€ tutur seorang petugas kepolisian, mengutip dari Reuters, Senin (21/8/2017).

Sang sopir yang belum diketahui namanya itu pertama kali menabrak sebuah halte sekira pukul 08.15 waktu setempat di Distrik ke-13. Ia lalu menabrak halte bus kedua dengan selang waktu satu jam di Distrik ke-11.

Insiden tersebut terjadi di tengah pencarian besar-besaran terhadap Younes Abouyaaqoub, tersangka serangan teror di Barcelona, Spanyol. Pria berusia 22 tahun itu diperkirakan melarikan diri ke Prancis lewat perbatasan di Pegunungan Pyrenees. Namanya baru saja ditetapkan sebagai sopir mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas hingga menewaskan 14 orang pada Kamis 17 Agustus.

Prancis sendiri pernah menjadi saksi bisu serangan teror yang menggunakan kendaraan. Ironisnya lagi, serangan teror tersebut terjadi ketika warga Negeri Mode tengah merayakan Hari Kemerdekaan atau Hari Bastille yang diperingati setiap 14 Juli.

Serangan teror yang menggunakan truk tersebut terjadi pada 14 Juli 2016 malam waktu setempat di Nice. Saat itu, ratusan hingga ribuan orang sedang menyaksikan pesta kembang api untuk memeriahkan perayaan Hari Bastille di pesisir Pantai Nice.

Insiden serangan teror di Nice tersebut menewaskan 84 orang. Kepolisian Prancis berhasil menembak mati pelaku yang diidentifikasi bernama Mohamed Lahouaiej Bouhlel. Pria keturunan Tunisia berusia 31 tahun itu melakukan aksinya dengan truk sewaan berwarna putih.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini