Image

Wapres JK: Saya Tidak Yakin LBH Bicara Agar PKI Tumbuh Kembali

Febrianto, Jurnalis · Rabu 20 September 2017, 05:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 19 337 1778830 wapres-jk-saya-tidak-yakin-lbh-bicara-agar-pki-tumbuh-kembali-kdkdNosd7G.jpg

Wapres JK: Saya Tidak yakin LBH Bicara Agar PKI Tumbuh Kembali
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, sepanjang membicarakan sejarah dan tujuannya bukan untuk membangkitkan ideologi komunis di Indonesia, maka aktivitas tersebut tak perlu dihalang-halangi.
Diskusi soal tragedi 65 dibuat LBH Jakarta akhir pekan lalu sempat sempat ditolak sekelompok massa. Bahkan mereka nekat mengepung kantor YLBHI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu 17 September 2017 malam, sehingga menimbulkan kericuhan.
"Saya enggak yakin LBH bicara agar PKI tumbuh kembali, hanya semacam pelajaran sejarah lah," kata Wapres JK, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi protokoler Wapres, Selasa (19/9/2017).
Jusuf Kalla pun sangsi bahwa apa yang dilakukan YLBHI dan LBH merupakan upaya menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), seperti yang dikhawatirkan massa. JK justru yakin bahwa diskuski tersebut adalah upaya untuk meluruskan sejarah.
"Kalau semacam studi kasus saja ya apa yang salah. Orang bicara studi kasus, kalau itu bicara keilmuan silakan saja. Asal jangan upaya untuk menghidupkan kembali PKI, itu berarti melanggar Tap MPR, melanggar undang-undang," kata JK di Amerika Serikat 
"Sampai sekarang masih perdebatan, siapa yang melakukan itu. Kita tentu yakin PKI yang melakukan itu, tapi ada juga orang-orang mengatakan bukan. Jadi biar, sejarah nanti yang meluruskan itu," terang JK.
Sebelumnya, massa yang mendatangi dan mengepung mendatangi kantor LBH memprotes kegiatan yang sedang diselenggarakan karena dituding berbau komunis. LBH menyatakan acara tersebut adalah pentas seni bertajuk "Asik Asik Aksi". (feb)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, sepanjang membicarakan sejarah dan tujuannya bukan untuk membangkitkan ideologi komunis di Indonesia, maka aktivitas tersebut tak perlu dihalang-halangi.

Diskusi soal tragedi 65 dibuat LBH Jakarta akhir pekan lalu sempat sempat ditolak sekelompok massa. Bahkan mereka nekat mengepung kantor YLBHI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu 17 September 2017 malam, sehingga menimbulkan kericuhan.

"Saya enggak yakin LBH bicara agar PKI tumbuh kembali, hanya semacam pelajaran sejarah lah," kata Wapres JK, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi protokoler Wapres, Selasa (19/9/2017).

Jusuf Kalla pun sangsi bahwa apa yang dilakukan YLBHI dan LBH merupakan upaya menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), seperti yang dikhawatirkan massa. JK justru yakin bahwa diskuski tersebut adalah upaya untuk meluruskan sejarah.

"Kalau semacam studi kasus saja ya apa yang salah. Orang bicara studi kasus, kalau itu bicara keilmuan silakan saja. Asal jangan upaya untuk menghidupkan kembali PKI, itu berarti melanggar Tap MPR, melanggar undang-undang," kata JK di Amerika Serikat 

"Sampai sekarang masih perdebatan, siapa yang melakukan itu. Kita tentu yakin PKI yang melakukan itu, tapi ada juga orang-orang mengatakan bukan. Jadi biar, sejarah nanti yang meluruskan itu," terang JK.

Sebelumnya, massa yang mendatangi dan mengepung mendatangi kantor LBH memprotes kegiatan yang sedang diselenggarakan karena dituding berbau komunis. LBH menyatakan acara tersebut adalah pentas seni bertajuk "Asik Asik Aksi". (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini