JAKARTA - Masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat mengeluh lantaran marak pungutan liar di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Seperti dialami oleh Rojikin pengemudi bus yang hendak membawa rombongan ke kawasan tersebut, mengaku "dipalak" oleh orang tak dikenal yang dipenuhi tato. Padahal Robikin sebelum sudah membayar parkir di pintu masuk.
"Saya bayar tiket di depan Rp40 ribu, terus kata petugas loket sudah tak ada bayar lagi di dalam. Tapi saat ke tempat parkir saya diminta bayar Rp20 ribu. Udah gitu mintanya maksa, kaya memalak," katanya kepada wartawan di lokasi, Kamis (21/9/2017).
Pada awalnya, Rojikin enggan memberikan permintaan lelaki yang dipenuhi tato itu, namun demi keamanan akhirnya Rojikin memberikan permintaan pria yang diduga preman itu setelah laporan dirinya diabaikan petugas keamanan setempat.
"Satpamnya malah bilang, 'udah kasih aja untuk uang rokok'. Saya kasih seikhlasnya lima ribu. Tapi enggak mau malah ngotot minta dua puluh ribu. Terus saya minta kwitansi dan tanda terima enggak ada, tapi sudah begitu ya saya kasih aja," tutupnya.
(Awaludin)