Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Belajar Mencintai Agama dari Seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman

Fahmy Fotaleno , Jurnalis-Kamis, 05 Oktober 2017 |06:12 WIB
Belajar Mencintai Agama dari Seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman
Panglima Besar Jenderal Sudirman adalah sosok yang kharismatik dan religius (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Lahir pada 24 Januari 1916, Jenderal Besar Raden Sudirman dikenal sebagai panglima besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) pertama di Indonesia. Lahir dari pasangan rakyat biasa di Purbalingga, Hindia Belanda, Sudirman diadopsi oleh pamannya yang seorang priyayi.

Setelah keluarganya pindah ke Cilacap pada tahun 1916, Sudirman tumbuh menjadi seorang siswa rajin; ia sangat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk mengikuti program kepanduan yang dijalankan oleh organisasi Islam Muhammadiyah.

Saat di sekolah menengah, Sudirman mulai menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan berorganisasi, dan dihormati oleh masyarakat karena ketaatannya pada Islam.

Karena berlatar belakang pernah mengenyam pendidikan di organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Jenderal Sudriman dikenal pribadi yang sangat taat beribadah.

Sejumlah ulama, kyai dan ustaz yang sering menceritakan bahwa Jenderal Sudirman mempunyai 'jimat' saat perang gerilya dengan tanpa pernah meninggalkan wudhu bukan hanya isapan jempol. Begitu pula saat diceritakan Jenderal Sudirman selalu melaksanakan salat di awal waktu juga tidak keliru.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement