Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasihan... Lebih dari 100 Kuda Nil di Namibia Mati Mendadak Diduga karena Antraks

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2017 |05:16 WIB
   Kasihan... Lebih dari 100 Kuda Nil di Namibia Mati Mendadak Diduga karena Antraks
Kuda Nil mati mendadak diduga tertular antraks. (Foto: NBC)
A
A
A

BWABWATA - Lebih dari 100 ekor kuda nil mati secara bersamaan dan diyakini akibat tertular antraks. Ratusan kuda nil yang mati adalah penghuni Taman Nasional Bwabwata. Seorang petugas taman nasional, sejauh ini total kuda nil yang mati berjumlah 109 ekor.

Meski antraks diduga sebagai penyebab utama kematian ratusan kuda nil tersebut, namun petugas berwenang masih melakukan penyelidikan resmi kematian mereka. Antraks sendiri merupakan penyakit menular mematikan yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis dan dapat ditularkan ke manusia.

Anthrax is a disease which is caused when bacterial spores, which can survive in water or soil for years, enter the body and start producing toxins

Kuda Nil mati mendadak di Namibia. (Foto: NBC)

Kuda nil-kuda nil malang itu sebagian besar ditemukan mati mengambang di sungai dengan kondisi tubuh membengkak. Wakil Direktur Taman Nasional Bwabwata, Apollinaris Kannyinga menyebut, bahwa kematian massal para kuda nil tersebut merupakan kejadian tak biasa.

Sebagaimana disitat dari Daily Mail, Selasa (10/10/2017), mayat-mayat kuda nil itu ditemukan di Sungai Kavango. Kini otoritas berwenang dan para dokter terus berupaya melakukan penyelidikan dan pencegahan agar tidak ada hewan lain yang mati mendadak.

Rangers at Bwabwata National Park say at least 109 hippos have been killed in a week after a suspected anthrax outbreak

Kuda Nil mati mendadak di Namibia. (Foto: NBC)

Kematian kuda nil telah mengancam kehidupan dan kesehatan buaya serta burung pemakan bangkai. Para buaya dan burung pemakan bangkai diketahui menjadikan mayat kuda nil sebagai santapan mereka. Berdasarkan keterangan pemerintah, terdapat sekira 1.300 kuda nil yang hidup di Namibia.

Hal ini juga memicu kekhawatiran lainnya termasuk sektor ekonomi Namibia mengingat Taman Nasional Bwabwata merupakan salah satu tempat wisata ternama di negara tersebut.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement