JAKARTA – Presenter Kompas TV Aiman Witjaksono mengabarkan akan memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya untuk menjadi saksi dalam kasus pencemaran pencemaran nama baik di media elektronik sebagaimana diatur UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Aiman akan diinterogasi terkait laporan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Aris Budiman terhadap program wawancara eksklusif Kompas TV yang menghadirkan pembicara Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.
"Saya datang untuk memenuhi kewajiban warga negara," ungkap Aiman saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (11/10/2017).
(Baca Juga: Sempat Mangkir, Polisi Bakal Panggil Ulang Pemred Kompas TV dan Presenter Aiman)
Sedianya, Aiman telah dipanggil pada Jumat 29 September 2017. Namun yang bersangkutan berhalangan hadir karena sibuk liputan sehingga penyidik menjadwalkan ulang pada hari ini, sekira pukul 10.00 WIB.
Lebih lanjut, Aiman menginginkan kasus yang dilaporkan Dirdik KPK itu diselesaikan melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers karena wawancara yang ditayangkan di Kompas TV tersebut murni produk jurnalistik.
"Saya akan tetap berpendapat dalam pemeriksaan atau apapun yang terkait dengan pemberitaan pers, agar dapat diselesaikan menggunakan UU Pers melalui Dewan Pers," pungkasnya.
(Baca Juga: Ada Aksi 299, Presenter KompasTV Aiman Witjaksono Batal Diperiksa Terkait Laporan Dirdik KPK)
Sebagaimana diketahui, dalam wawancaranya eksekutif itu, Donald menyebutkan ada beberapa penyidik dan direktur di internal KPK yang berkali-kali menemui Anggota Komisi III DPR RI terkait dengan pengamanan kasus e-KTP. Ia juga mengatakan ada musuh dalam selimut di tubuh KPK.
Atas dasar itu, Aris Budiman melapor ke Polda Metro Jaya karena merasa dirugikan. Adapun laporan Aris Budiman diterima polisi dengan nomor LP/4219/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 5 September 2017.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.