nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Beras Tinggi, Wagub Banten Minta Pemprov Jakarta Dorong Pengembangan Pasar Induk

Chyntia Sami B, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 21:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 11 340 1793646 harga-beras-tinggi-wagub-banten-minta-pemprov-jakarta-dorong-pengembangan-pasar-induk-OGrGnhKyyM.jpg Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy (Foto: Chyntia Sami/Okezone)

TANGERANG - Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pengembangan pasar induk yang menyebabkan harga beras yang tinggi di Banten.

"Pak Sekda mohon dorong daerah penyangga DKI Jakarta, terutama Tangerang Raya kaitan pengembangan pasar induk," ujar Andhika saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Open Camp Ciangir di Legok, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/10/2017).

Andhika menjelaskan, salah satu permasalahan yang dialami Banten adalah tingginya harga beras yang diakibatkan oleh distribusi beras melalui pasar induk.

"Padi yang dihasilkan dari wilayah Serang dibawa menuju Jakarta, dikemas disana, lalu dijual lagi ke Banten. Jadi harganya pun cenderung lebih tinggi," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda DKI Jakarta, Saefullah mengatakan pihaknya trlah melakukan kerjasama dengan beberapa kota penyangga dalam kaitan distribusi beras.

"Beras yang mondar-mandir, beras yang sudah dikemas baru boleh masuk Jakarta. Mari dirintis bersama," kata Saefullah.

Menurutnya, hal tersebut pun serupa dengan daging sebagaimana yang telah diatur dalam Perda tentang pemotongan hewan.

"Harusnya daging ayam atau sapi yang masuk ke Jakarta sudah dikemas bersih, bukan hewan hidup lagi tapi sudah kemasan dengan baik. Ini sama halnya dengan padi. Ini potensi yang baik nanti kita akan kerjasama," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini