Apes! Penjambret Ini Usai Beraksi Malah Sembunyi di Rumah Dinas Pangdam

Agregasi Sindonews.com, · Senin 30 Oktober 2017 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 30 525 1804960 apes-penjambret-ini-usai-beraksi-malah-sembunyi-di-rumah-dinas-pangdam-VUBvQp19rx.jpg Ilustrasi.

BANDUNG - Maksud hati menyelamatkan diri dari kejaran massa, namun tindakan konyol dilakukan seorang penjambret. Usai menjambret, Muchtar malah bersembunyi di rumah dinas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra di Jalan Wastukancana, Kota Bandung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban Winda (21), berboncengan sepeda motor dengan temannya di Jalan Ir H Djuanda (Dago). Saat tiba di kawasan Cikapayang, sepeda motor korban dipepet oleh sepeda motor lain, Kamis 19 Oktober 2017 sekira pukul 02.10 WIB.

Tiba-tiba salah seorang pelaku merampas telefon seluler yang sedang dipakai korban Winda, mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kota Bandung. Setelah itu, pelaku kabur ke arah Jalan Tamansari. Korban Winda kemudian berteriak 'jambret' sambil mengejar pelaku.

Teriakan korban, warga Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini didengar oleh pengguna jalan lain yang membantu mengejar pelaku dengan mobil. Sampai di Jalan Wastukancana, motor pelaku menabrak pembatas jalan dan tiga pelaku kabur. Sedangkan, sepeda motor ditinggal begitu saja.

(Baca juga: VIRAL! Jambret Rampas Ponsel Wanita, saat Terciduk Langsung Jadi Bulan-bulanan Massa)

Salah seorang pelaku, Panji Wicaksono berhasil diringkus warga. Sedangkan Muchtar bersembunyi di halaman rumah dekat taman oleh anggota TNI yang berjaga di rumah itu. Ternyata, rumah yang dijadikan Muchtar sebagai tempat sembunyi itu adalah rumah dinas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra. Sedangkan satu pelaku berhasil lolos.

Muchtar kemudian diserahkan ke Polsekta Bandung Wetan dan piket Sat Reskrim Polrestabes Bandung yang datang ke lokasi kejadian. Pelaku Panji Wicaksono dan Muchtar, warga Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, diamankan.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti ponsel milik korban Winda dan motor pelaku. "Kasus ini dalam penyidikan lebih lanjut. Akibat kejadian ini korban menderita kerugian Rp4,1 juta," kata Kapolsek Bawet Kompol Hidayatullah.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini