Image

Berkat KTT APEC, Presiden Filipina Bisa Bertemu Idolanya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 11 November 2017, 16:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 11 18 1812412 berkat-ktt-apec-presiden-filipina-bisa-bertemu-idolanya-xioLnkj52K.JPG Para pemimpin negara yang hadir di KTT APEC 2017 di Da Nang, Vietnam (Foto: Jorge Silva/Reuters)

DA NANG – Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte pernah mengungkapkan bahwa dirinya mengidolai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump. Akan tetapi, mantan Wali Kota Davao City itu belum pernah sama sekali bertemu dengan sang idola dalam kesempatan apa pun.

BACA JUGA: KTT APEC 2017, Pujian Trump terhadap Indonesia hingga Pengakuan Duterte yang Mencengangkan

Kini, Duterte bisa bertemu idolanya itu untuk pertama kali di KTT APEC 2017 di Da Nang, Vietnam. Juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan, pertemuan antara Duterte dengan Trump berlangsung dengan singkat, tetapi cukup hangat dan erat.

“Kedua pemimpin secara umum sangat senang akhirnya dapat saling bertatap muka. Trump mengatakan kepada Duterte, ‘Sampai jumpa besok,’” urai Harry Roque, mengutip dari Reuters, Sabtu (11/11/2017).

BACA JUGA: Lemparkan Pujian di KTT APEC, Donald Trump: "Indonesia Berhasil Bangkit dari Kemiskinan"

Presiden Rodrigo Duterte sempat dijuluki sebagai ‘Trump dari Timur’ karena gaya bicara yang blak-blakan dan cenderung kurang ajar, seperti halnya sang idola. Pria yang akrab disapa Digong itu beberapa waktu lalu menyatakan siap mendengarkan jika Trump mengangkat isu hak asasi manusia (HAM) ketika keduanya bertemu di sela-sela KTT APEC.

Sebagaimana diketahui, Rodrigo Duterte menjadi sorotan dunia internasional karena perang narkoba di Filipina yang sudah menewaskan lebih dari 3.900 orang. Pria berusia 72 tahun itu dianggap melanggar HAM karena ribuan nyawa melayang sejak kampanye perang narkoba pada Juni 2016.

BACA JUGA: Nah Lho! Presiden Filipina Ngaku Pernah Bunuh Seseorang!

Meski demikian, tindakan Duterte itu menuai pujian dari sang idola, Donald Trump. Pada Mei lalu, Presiden Trump memuji Duterte karena melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengatasi narkoba. Duta Besar AS untuk Filipina, Sung Kim mengatakan, isu HAM dan supremasi hukum akan menjadi topik bahasan antara Trump dengan Duterte dalam pertemuan bilateral di KTT APEC.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini