Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Angkatan Laut AS Bantu Cari Kapal Selam Argentina yang Hilang

Djanti Virantika , Jurnalis-Minggu, 19 November 2017 |03:05 WIB
Angkatan Laut AS Bantu Cari Kapal Selam Argentina yang Hilang
Kapal selam Angkatan Laut Argentina yang hilang. (Foto: USA Today)
A
A
A

BUENOS AIRES – Angkatan Laut Argentina terus mencari keberadaan kapal selam mereka yang hilang bersama 44 krunya. Upaya pencarian ini turut dibantu oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

Sebagaimana diwartakan USA Today, Minggu (19/11/2017), Angkatan Laut AS mulai bergabung dalam pencarian tersebut pada Sabtu 18 November 2017. Mereka berusaha mencari kapal serta kru yang telah hilang kontak selama beberapa hari ini.

Angkatan Laut AS menggunakan Poseidon P-8A saat membantu mencari kapal selam tersebut. Kapal selam ARA San Juan terakhir memberikan informasi pada Rabu 15 November 2017 pagi waktu setempat.

Kapal selam itu memulai perjalanannya dari Tierra del Fuego di ujung selatan Amerika Selatan. Rencananya, mereka akan kembali ke markasnya di Mar del Plata, bagian selatan Buenos Aires, Argentina

BACA JUGA: Bawa 44 Kru, Kapal Selam Militer Argentina Hilang

Dalam upaya penyelamatan ini, 21 awak kapal diterjunkan menggunakan Poseidon P-8A. mereka berangkat dari Pangkalan Udara Comalapa El Salvador menuju perairan Argentina.

"Poseidon P-8A adalah pesawat maritim, patroli, dan pengintai terbaru angkatan laut dan dikonfigurasi dengan sensor mutakhir dan peralatan komunikasi yang memungkinkannya mendukung berbagai misi di dalam air yang besar, serta suboperasi pencarian dan penyelamatan di permukaan," ujar pihak Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.

ARA San Juan adalah kapal selam bertenaga diesel buatan Jerman. Angkatan laut Argentina mengatakan, awak kapal biasanya akan membawa kapal ke permukaan jika tak bisa berkomunikasi lewat radio dengan pasukan di daratan.

Kapal perusak Argentina dan dua korvet (kapal perusak kecil) dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar area terakhir kapal tersebut. Pada Rabu pagi, kru di kapal selam itu memberitahukan personel di daratan bahwa mereka tengah berada di perairan Semenanjung Valdez Tenggara.

Namun, pencarian yang dilakukan personel angkatan laut itu tak dapat berjalan maksimal. Sebab, angin kencang dan ombak besar membuat mereka sulit untuk mencari.

Menurut juru bicara Angkatan Laut Argentina Enrique Balbi, operasi penyelamatan tersebut telah ditingkatkan secara resmi menjadi pencarian dan penyelamatan. Hal ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers.

Kepala Pangkalan Mar del Plata, Adm Gabriel Gonzalez, mengatakan bahwa kapal tersebut memiliki cukup makanan dan oksigen. Oleh karena itu, mereka berharap para kru dapat selamat.

Tak hanya AS, sejumlah negara di kawasan ini telah menawarkan diri untuk berpartisipasi dalam pencarian tersebut. (DJI)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement