Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BREAKING NEWS: Bom Meledak di Masjid Nigeria Sebabkan 50 Orang Tewas

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Selasa, 21 November 2017 |17:21 WIB
<i>BREAKING NEWS</i>: Bom Meledak di Masjid Nigeria Sebabkan 50 Orang Tewas
Ilustrasi. Bom bunuh diri di Nigeria. (Foto: CBS)
A
A
A

ABUJA - Sedikitnya 50 orang tewas akibat ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid di Nigeria. Bom tersebut meledak ketika masjid tengah dipenuhi oleh jamaah yang akan menjalankan ibadah salat subuh.

Berdasarkan keterangan polisi, serangan bom yang terjadi timur laut Kota Adama itu dilakukan oleh seorang pria muda. Pria tersebut dicurigai merupakan anggota dari kelompok ekstremis Boko Haram. Namun hingga berita ini diturunkan, kelompok Boko Haram belum mengklaim sebagai dalang penyerangan.

Juru bicara kepolisian, Othman Abubakar mengatakan, pemuda tersebut meledakkan bom yang ia bawa ketika berbaur dengan para jamaah. Sebagaimana dilansir dari Independent, Selasa (21/11/2017), jumlah pasti korban luka dan tewas masih belum diketahui karena korban tersebar di beberapa rumah sakit yang berbeda.

Militan Boko Haram menguasai wilayah Adama sejak 2014. Tetapi pada 2015, mereka berhasil didorong pergi oleh tentara Nigeria yang didukung oleh tentara dari negara-negara tetangga. Kelompok ini telah melancarkan pemberontakan di Nigeria timur laut sejak 2009 guna menciptakan sebuah negara berbasis Islam.

Kejahatan yang dilakukan oleh Boko Haram telah menewaskan lebih dari 20 ribu orang dan memaksa sekira 2 juta orang lainnnya meninggalkan rumah mereka. Mereka juga kerap melakukan penculikan khususnya terhadap perempuan muda.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement