Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Golkar Diimbau Harus Pisahkan Urusan Pribadi Setya Novanto dengan Partai

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 25 November 2017 |10:50 WIB
Golkar Diimbau Harus Pisahkan Urusan Pribadi Setya Novanto dengan Partai
ilustrasi
A
A
A

JAKARTA – Partai Golkar diimbau harus bisa memisahkan urusan Setya Novanto (Setnov) yang terjerat kasus korupsi e-KTP di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan urusan internal partai berlambang pohon beringin ini.

Inisiatior Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia mengatakan, saat ini lebih baik partai Golkar fokus menatap agenda politik yang lebih besar dibandingkan sibuk mengurusi Setnov.

"Tapi, Golkar harus segera putuskan untuk memisahkan urusan Novanto pribadi dengan partai," kata Doli dalam acara Polemik Radio MNC Trijaya Network bertema 'Beringin Diterpa Angin' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017).

Doli menekankan, Golkar harus bergerak cepat untuk berbenah. Pasalnya, pada 2018 akan berlangsung pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dan 2019 digelar pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden.

"Harapan kami ada percepatan. Saya dengar minggu depan DPP kembali pleno, saya kira perkembangan pleno kemarin begitu banyaknya respons masyarakat agar Golkar berubah," papar Doli.

Di sisi lain, Doli menyebut, dalam kekisruhan yang terjadi di internal Golkar saat ini, peranan perwakilan DPD I sangat dibutuhkan untuk didengar aspirasinya.

"DPD sedang konsolidasi mereka punya peranan penting untuk selamatkan partai," ujar Doli

Partai Golkar telah melaksanakan rapat pleno DPP yang menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya menyetujui Sekjen Golkar Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum menggantikan Setnov sampai adanya hasil gugatan praperadilan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement