Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wasekjen: Saat Rapat Pleno, Banyak Kader Golkar Menginginkan Pembaruan Partai

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 25 November 2017 |11:58 WIB
Wasekjen: Saat Rapat Pleno, Banyak Kader Golkar Menginginkan Pembaruan Partai
Diskusi Perspektif Indonesia bertajuk "Golkar Pasca-Novanto" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Rapat Pleno DPP Partai Golkar menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya menyetujui Sekjen Idrus Marham menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar mengganti sementara posisi Setya Novanto yang ditahan KPK karena kasus korupsi e-KTP.

Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menuturkan, dalam rapat pleno yang dilaksanakan kemarin, banyak kader menginginkan perubahan dan pembaruan di dalam partai.

"Dalam rapat pleno kemarin, banyak yang memiliki pandangan sama yaitu ingin adanya pembaharuan di dalam partai, bukan pelamaan," papar Ace, dalam acara diskusi bertajuk “Golkar Pasca Novanto”, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017).

(Baca Juga: Golkar Diimbau Harus Pisahkan Urusan Pribadi Setya Novanto dengan Partai)

Meski begitu, Ace menuturkan, ada juga kader Golkar yang menginginkan pergantian setelah adanya hasil praperadilan yang diajukan Setya Novanto.

‎”Tetapi, ada juga dalam rapat pleno kemarin yang menginginkan menunggu adanya hasil praperadilan untuk menentukan nasib ketua umum. Semua proses politik di Golkar diselesaikan secara musyawarah,” jelas Ace.

(Baca Juga: Kisruh soal Novanto, Dedi Mulyadi: Golkar Pernah Alami Masa Jauh Lebih Sulit)

Sekadar diketahui, Rapat Pleno DPP Partai Golkar menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya menyetujui Sekjen Idrus Marham menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar mengganti sementara posisi Setya Novanto yang ditahan KPK karena korupsi e-KTP.

Keputusan lainnya, apabila gugatan Setya Novanto diterima dalam praperadilan maka status Plt Ketua Umum yang diserah ke Idrus Marham akan berakhir. Namun, apabila sebaliknya, DPP Golkar akan menggelar Munaslub guna menentukan pengganti Setya Novanto.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement