Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir dan Tanah Longsor Kepung Kulonprogo

Kuntadi , Jurnalis-Selasa, 28 November 2017 |19:50 WIB
  Banjir dan Tanah Longsor Kepung Kulonprogo
Banjir di Kulonprogo (foto: Kuntadi/Sindo)
A
A
A

KULONPROGO - Badai Siklon Tropis Cempaka telah menyebabkan hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Di Kabupaten Kulonprogo hujan deras telah menyebabkan banjir dan tanah longsor. Angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang dan mengenai rumah penduduk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Gusdi Hartono mencatat, ada 11 titik bencana. Hujan deras telah mengakibatkan banjir di Kecamatan Sentolo, Wates. Panjatan, Galur dan Temon. Sedangkan longsor terjadi Kecamatan Pengasih, Kokap, Samigaluh, Girimulyo dan Kalibawang.

“Yang sudah terpantai ada 11 titik bencana,” kata Gusdi kepada wartawan, Selasa (28/11/2017).

Pantauan dari Badan Meteorologi Klimatografi dan Geofisika (BMKG) DIY, kata Gusdi, potensi hujan dan angin masih akan terjadi sampai tiga hari kedepan. Untuk itulah warga diminta untuk waspada. BPBD sendiri sudah menyiapkan personil, logistik dan kelengkapan lainnya.

“Masyarakat harus terus waspadai dan memantau lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulonprogo, Arif Sudarmanto memaparkan, ada 21 desa di wilayah Perbukitan Menoreh dinyatakan rawan longsor.

Sebanyak lima desa berada di Kecamatan Kokap, tujuh desa di Samigaluh, empat desa di Girimulyo, empat desa di Kalibawang, dan satu desa lainnya di Pengasih.

“Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Masyarakat harus waspada,” tuturnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement