Share

Banjir Mulai Surut, Kereta Api di Jalur Semarang Melaju 5 Km/Jam

Taufik Budi, Sindo TV · Jum'at 01 Desember 2017 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 01 512 1823712 banjir-mulai-surut-kereta-api-di-jalur-semarang-melaju-5-km-jam-nI7YCT1yvR.jpg Ilustrasi

SEMARANG - Banjr yang merendam lintasan kereta api (KA) antara Stasiun Semarang Tawang dan Alastua sudah mulai surut. Meski demikian setiap KA yang melintas harus berjalan pelan yakni tak boleh melebihi 5 Km/jam.

"Pukul 11.15 WIB tadi lokasi banjir sudah normal, dan bisa dilewati KA dengan kecepatan 5 Km/jam," kata Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edy Koeswoyo, Jumat (1/12/2017).

Sebelumnya diberitakan, genangan banjir akibat hujan deras dan gelombang laut pasang merendam jalur KA terdapat di tiga titik pada pukul 09.20 WIB. Pertama di KM 2+8/9, jalur hulu dan hilir ketinggian air mencapai 13 sentimeter. Kedua, di KM 3+9/4+2 jalur hulu dan hilir ketinggian air 2,5 sentimeter. Ketiga, di KM 2+5/6 jalur hulu, ketinggian air 12 sentimeter.

(Baca Juga: Rel di Semarang Terendam Banjir, Jadwal KA Terhambat hingga Berjam-jam)

Akibatnya tiga KA terganggu jadwal perjalanannya di antaranya adalah KA Harina relasi Bandung, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi. KA dengan 428 penumpang itu terlambat kurang lebih tiga jam.

"Selanjutnya adalah KA Ambarawa Ekspres, relasi Semarang Tawang ke Surabaya Pasar Turi. Terlambat kurang lebih dua jam, dengan jumlah pnumpang 636 orang," kata Edy.

Selain itu terdapat KA Kedung Sepur, yakni KA lokal relasi Semarang Tawang ke Ngrombo, dengan jumlah penumpang 206, yang terlambat selama 65 menit. Kemudian, PT KAI menyediakan KRD untuk melangsir penumpang ke Stasiun Alastua agar penumpang bisa melanjutkan perjalanan.

"Penumpang KA Harina, dinaikkan ke rangkaian KRD sampai di Stasiun Alastua, selanjutnya di Stasiun Alastua sudah ada rangkaian KA yang siap mengantarkan penumpang Harina sampai tujuan. Atas nama PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang, mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan perihal tersebut," pungkasnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini