Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puncak Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi pada Januari hingga Februari 2018

Kuntadi , Jurnalis-Sabtu, 02 Desember 2017 |16:53 WIB
Puncak Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi pada Januari hingga Februari 2018
ilustrasi
A
A
A

KULONROGO – Dampak badai siklon Tropis Cempaka, telah mengakibatkan banjir dan longsor hingga memakan korban jiwa. Bahkan sejumlah akses infrastruktur pun rusak parah.

Dan bencana tersebut pun diperkirakan belum menjadi puncak dari akibat cuaca ekstrim yang terjadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan puncak cuaca ekstrim berupa hujan deras dan angin kencang masih akan terjadi pada bulan Januari sampai Februari 2018.

“Kita tidak menakuti, tetapi proyeksi BMKG, puncak cuaca ekstrem pada januari sampai Februari nanti,” jelas Kepala BMKG, Dwi Korita Karnawati, saat mengunjungi pengungsi di Panjatan, Kulonprogo, Sabtu (2/12/2107).

(Baca Juga: 50 Rumah di Banyumas Tertimpa Pohon Tumbang)

Sebelum Siklon Tropis Cempaka terjadi, BMKG juga sudah memprediksikan sebelumnya dan mengeluarkan imbauan. Prediksi ini didasarkan pada data pengamatan satelit dan radar BMKG. dan ternyata prediksi ini benar dan wilayah DIY, Jawa Tengah hingga jatim diguyur hujan lebat dengan angin kencang.

“Jangan panik dengan cuaca,” pinta perempuan yang pernah menjabat Rektor UGM ini.

Sementara, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono, meminta warga tetap waspada. Karena dari proyeksi BMKG cuaca ekstrim masih akan terjadi sampai beberapa bulan. Pemda DIY juga sudah menetapkan status darurat bencana, agar semua permasalahan bencana bisa ditangani dengan cepat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement