Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Johan Budi: 'Restu' Presiden Jokowi ke Airlangga Jangan Disalahmaknai

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 04 Desember 2017 |20:15 WIB
Johan Budi: 'Restu' Presiden Jokowi ke Airlangga Jangan Disalahmaknai
Kandidat Ketum Golkar Airlangga Hartarto (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Airlangga Hartarto digadang menjadi kandidat kuat calon ketua umum Partai Golkar. Bahkan, diklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan restu kepada Menteri Perindustrian itu untuk rangkap jabatan.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, jangan disalahmaknai restu yang diberikan Presiden Jokowi kepada Airlangga. Restu yang diberikan Presiden Jokowi bukan dalam artian mencampuri atau intervensi urusan internal partai berlambang pohon beringin itu.

"Tadi makanya kenapa saya apa, menjawab sebelum kamu nanya saya sudah antisipasi itu. Jadi, izinnya Pak Airlangga bukan kaitannya Pak Jokowi ikut campur di dalam Golkar," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin (4/12/2017).

(Baca Juga: Mundur Tidaknya Airlangga dari Kursi Menteri Tergantung Jokowi)

Sebagai Menteri, sambung Johan Budi, tentunya Airlangga memiliki etika untuk melapor ke Presiden Jokowi untuk ikut mengurusi partai politik yang dinaunginya. Mengenai sikap Presiden, sambung Johan Budi, bila dimaknai dari pernyataan Airlangga tentunya Presiden mempersilakan yang bersangkutan.

"Ya kalau, saya berdasarkan pernyataan Pak Airlangga ya, mungkin jawabannya Pak Jokowi silakan saja kalau mau ikut. Bahasanya kan itu. Silakan saja kalau Anda ikut running itu. Seolah-olahkan begitu kalau dari statement-nya Pak Airlangga. Makanya jangan disalahmaknai itu," ujarnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement