Image

Pesan Panglima Gatot ke Prajurit, "Biarkan yang Lain Bisa Dibeli, TNI Harus Netral"

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 17:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1826856 pesan-panglima-gatot-ke-prajurit-biarkan-yang-lain-bisa-dibeli-tni-harus-netral-Cs2XuBIHAg.jpg Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Apriyadi/Okezone)

DEPOK -  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, tantangan terberat sebagai prajurit TNI bukanlah di medan peperangan, melainkan menjaga kepercayaan masyarakat di tengah situasi politik yang memanas.

“Tahun ke depan adalah tahun politik. Di situlah tantangan terberat kalian. Kalau kamu menghadapi musuh, menghadapi medan pertempuran saya yakin di hati kalian seperti rekreasi, seperti berwisata, kalian berebut untuk tugas operasi dan pasti kalian bisa mengatasinya itu, memang tugas prajurit Kostrad,” ungkap Jenderal Gatot saat memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit di Markas Divisi 1 Infanteri Kostrad Cilodong, Kota Depok, Kamis (7/12/2017).

(Baca juga: Hadapi Pilkada Serentak 2018, Panglima TNI: Harus Netral, Jangan Sampai Menyakiti Hati Rakyat!)

Ia berpesan agar para prajurit TNI tetap berdiri netral di tengah panasnya situasi politik tanah air. “Banyak yang ingin berusaha mendekati kalian, apalagi kalian (Prajurit Kostrad) satuan terbesar dan terkuat, kalau perlu mereka membeli kalian. Tapi mereka tidak tahu kalau prajurit Kostrad bertugas dan berjuang bukan karena uang, bukan karena materi, tetapi karena keyakinan bahwa kau adalah patriot bangsa yang rela berjuang berkorban nyawa hanya untuk tetap tegaknya keutuhan NKRI,” tegas Gatot Nurmantyo yang dalam waktu dekat akan memasuki massa pensiun itu.

 Ia meminta prajuritnya untuk mengamati para atasannya dan harus bersikap jika ada penyimpangan yang dilakukan pimpinan. "Siapapun yang memimpin kalian, amati dia. Kalau sudah kelihatan akan menjual Kostrad, bersikaplah kalian. Tidak boleh TNI ke mana-mana. TNI harus netral. Biarkan yang lainnya bisa dibeli, TNI tidak bisa dibeli," tandasnya

(Baca juga: Ini Rencana Jenderal Gatot Nurmantyo Usai Pensiun dari Panglima TNI)

Sebelum mengakhiri pidato di hadapan ribuan prajurit Kostrad, Gatot sempat mengutarakan permohonan maaf atas segala khilaf selama dirinya memimpin TNI.

(Foto: Apriyadi/Okezone)

"Sebagai manusia saya mohon maaf apabila ada salah dan khilaf. Namun yakinlah, semua itu saya lakukan karena rasa cinta saya pada TNI pada bangsa yang besar ini. Saya yakin sampai kapanpun kalian (Prajurit Kostrad) akan jadi prajurit yang tidak hanya hebat tapi juga setia menjaga kehormatan dan harga diri TNI dan bangsa ini,” pungkasnya.


(qlh)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini