Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Tanya Apa Yakin 50 Pohon yang Ditanam Hidup Semua, Warga: Enggak Pak

Antara , Jurnalis-Sabtu, 09 Desember 2017 |17:44 WIB
Jokowi Tanya Apa Yakin 50 Pohon yang Ditanam Hidup Semua, Warga: Enggak Pak
Presiden Jokowi berdialog dengan warga Gunung Kidul usai menanam pohon (Foto: Antara)
A
A
A

GUNUNG KIDUL - Presiden Joko Widodo meminta agar bibit pohon yang sudah ditanam terus dipelihara meski warga ragu pohon akan terus tumbuh besar.

"Setelah menanam, yakin tidak 50 bibit pohon akan hidup semua?" tanya Presiden di desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, Sabtu (9/12/2017).

Presiden menyampaikan hal tersebut saat berdialog dengan warga Dusun Jati, Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tahun 2017.

"Kurang yakin," jawab Marijan yang menanam 50 bibit pohon dalam peringatan HMPI dan BMN tersebut yang berdialog dengan Presiden.

"Kok kurang yakin?" tanya Presiden.

Ketua Dusun Jati, Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong ini mengatakan tanaman bisa saja mati saat musim kemarau.

"Ya tadi saya sampaikan kalau sudah ditanam itu dipelihara, kalau tidak ada hujan carikan air, kalau tidak ya mati, sanggup?" kata Presiden.

Warga kedua yang diajak berdialog adalah Mujirah yang juga berasal dari Dusun Jati. Dia menanam 34 bibit pohon, 16 jati, 14 pohon akasia dan 4 pohon buah," kata Mujirah.

Dia juga tidak yakin semua bibit yang ditanam bisa hidup semua karena ada musim kemarau panjang.

"Pak Marijan sebagai kepala dusun harus beri contoh, Pak Marijan pohonnya harus hidup semua 50, ibu juga 34 harus hidup semuanya. Kalau setiap warga yakin semua hidup ya carikan air," kata Presiden.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan Siti Nurbaya Bakar dalam acara tersebut mengatakan penanaman 45 ribu batang pohon pada lima bukit di lahan sekitar 15 hektar menyertakan 300 orang petani.

Bibit-bibit itu terdiri dari pohon jati, akasia dan buah-buahan yang sudah dipasang dengan "barcode" berisi nama pohon dan koordinat.

KLH menargetkan penanaman 50 juta batang pohon per tahun melalui kebun bibit rakyat sebanyak 500 unit yang memproduksi 25-30 ribu batang dan menyediaan 2,5 juta batang produktif.

Sejak 2014-2016 sudah ditanam 22 juta hektar baik di dalam maupun luar hutan sehingga lahan kritis 24 juta hektar berdasarkan survei pada 2003 ditargetkan berkurang.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement