JAKARTA - Tiga pimpinan ormas pendiri Partai Golkar mendesak parat berlambang pohon beringin itu segera menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mencari pengganti Setya Novanto yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.
Ketiga pimpinan ormas pendiri Golkar yang kemudian disebut Trikarya itu yakni Ketum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ade Komarudin, Ketum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Agung Laksono.
"Kami mendorong agar hal ini dapat dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 20 desember 2017 ini sudah bisa dilaksanakan Munaslub ini," kata Agung Laksono di kediamannya, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (10/12/2017).
(Baca: Airlangga: Tidak Boleh Ada yang Halangi Kader Jadi Ketum Partai!)
Menurut Agung, desakan itu sudah memiliki alasan kuat karena seirama dengan keinginan mayoritas Ketau Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I atau setingkat Provinsi. Dengan alasan untuk mengembalikan marwah Partai Golkar, terutama menjelang Pilkada serentak 2018 yang sebentar lagi masuk tahap pendaftaran.
"Selain itu tahun depan sudah penuh dengan agenda politik mulai tanggal 8-10 Januari 2018 untuk mendaftar Pilkada dan 2019 sudah dilaksanakan Pilpres serta Pileg,” lanjutnya.
Ketiga sepakat mendorong Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Golkar melanjutkan sisa periode yang ditinggalkan Setya Novanto. Airlangga dianggap pantas menduduki kursi tertinggi di Golkar, selain dekat dengan presiden Jokowi ia dinilai mampu membenahi gejolak internal Golkar.
(Baca juga: Tiga Organisasi Pendiri Sepakat Bantu Selesaikan Masalah Golkar)
“Setiap pemimpin ada pemimpinnya, begitu juga sebaliknya dan bagi kami Airlangga Hartarto lah yang dapat membawa Partai Golkar keluar dari turbulensi ini. Kami ingin memadukan latar belakang pendidikan, kemampuan, dan kompetensi dengan kepemimpinan yang berkarakter,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, meminta untuk seluruh kader partai berlambang pohon beringin ini untuk mematuhi hasil rapat pleno DPP terkait dengan rencana musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).
Ketua Forum Silaturahmi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Ridwan Bae,saat menemui DPP pada 6 Desember 2017 lalu mengungkapkan, bahwa seluruh DPD I Partai Golkar sudah sepakat untuk mendorong digelarnya musyawarah nasional luar biasa (munaslub).
(Ulung Tranggana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.