Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Cendana Restui Titiek Soeharto Maju Ketum Golkar

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Minggu, 10 Desember 2017 |21:45 WIB
Keluarga Cendana Restui Titiek Soeharto Maju Ketum Golkar
Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan meramaikan perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar. Bahkan, putri dari Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto itu sudah direstui pihak keluarga, atau yang dikenal dengan 'Keluarga Cendana'

Hal tersebut dikabarkan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/12/2017).

Menurut Akbar, restu kepada Titiek disampaikan Siti Hardijanti Rukmana, anak pertama Soeharto atau kakak dari Titiek Soeharto ketika mengundang para sesepuh Golkar ke kediaman Soeharto di Cendana, Menteng, Jakarta. 

(Baca Juga: Dedi Sebut Hampir Seluruh DPD I Golkar Sepakat Usung Airlangga Hartarto)

Dalam pertemuan tersebut, para sesepuh Golkar juga dimintai saran terkait pencalonan Titiek oleh perempuan yang disapa Mbak Tutut itu atas pencalonannya sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin.

"Itulah pertemuan di Cendana itu memang kami diundang oleh Mbak Tutut. Mbak Tutut kan bisa dikatakan kepala keluarga dari keluarga Pak Harto, menyampaikan bahwa mereka juga terpanggil untuk memperkuat Partai Golkar dan menghadapi agenda politik ke depan," katanya.

Akbar pun turut menyampaikan bagaimana dinamika yang terjadi di internal Golkar. Termasuk, adanya 31 DPD I Golkar mendukung Airlangga Hartarto menjadi ketua umum menggantikan Setya Novanto.

"Saya jelaskan bahwa memang hari-hari ini, Partai Golkar sudah sebagian besar yang disebut-sebut menjadi ketum Golkar memang Airlangga," ujarnya.

(Baca Juga: Titiek Soeharto Ingin Jadi Ketum, MKGR: Kami Semua Menghargai Tokoh Golkar)

Bahkan, sampai hari ini dukungan bertambah menjadi 34 DPD. "Nah, ini kan kenyataan, dengan demikian kalau ini tidak ada perubahan sampai Munaslub tentu Airlangga lah yang akan menjadi ketua umum," ungkapnya.

Meski sudah banyak yang mendukung Airlangga, Akbar menjelaskan bahwa dalam politik tidak bisa dilihat secara matematis. Menurutnya, segala kemungkinan bisa terjadi dalam satu atau dua hari kedepan.

"Politik ini kan tidak bisa kita lihat secara matematik, bisa saja satu dua hari ini ada perkembangan baru. Dengan adanya perkembangan baru bisa saja munculnya wakil baru," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement