nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Kotabaru Kalsel, Bakal Calon Ibu Kota RI yang Baru

Aisyah Minerva Puspasari, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 17:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 13 340 1829855 mengenal-kotabaru-kalsel-bakal-calon-ibu-kota-ri-yang-baru-2Xv4nzgUbx.jpg Foto: Duniaindra

JAKARTA - Isu pemindahan Ibu Kota Negara kian menghangat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) salah satunya.

Untuk menjadi ibu kota, ada beberapa syarat yang harus dimiliki suatu wilayah. Menteri Perencana Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, salah satu syarat menjadi ibukota baru yaitu lahan untuk ibu kota baru Indonesia di luar Jawa harus terbebas dari berbagai bencana alam dengan lahan yang dibutuhkan seluas 100 ribuan hektare dan dibangun dengan konsep pembangunan yang ideal.

"Semaksimal mungkin kita menghindari dari bencana, dengan melihat sejarah daerah mana saja yang pernah terdampak banjir, kebakaran hutan, gempa bumi, maupun longsor," kata Bambang saat menghadiri Konferensi Suistanable Infrastructure and Built Environment (SIBE) 2017 di Kampus ITB Kota Bandung, Jawa Barat. Okezone, Rabu 27 September 2017.

(Baca Juga: Soal Pemindahan Ibu Kota, Menteri PUPR: Kota Baru, Bukan Palangkaraya)

Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sendiri memiliki luas wilayah 9.483 kmĀ² dan memiliki sekitar 110 pulau kecil. Dikutip dari web Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Kalimantan Selatan, Kabupaten Kotabaru memiliki luas Kawasan hutan sesuai SK Menhut No. 435/Menhut-II/2009 tanggal 23 Juli 2009 tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Kalimantan Selatan adalah seluas 1.779.982 hektar.

Kotabaru saat ini dipimpin oleh bupati Sayed Jafar SH dan wakil bupati Burhanudin. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Kotabaru, jumlah penduduk pada tahun 2015 tercatat sebanyak 320.028.00 jiwa.

(Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Jangan PHP!)

Meskipun Kotabaru memiliki lahan yang cukup luas, menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kotabaru Muhammad Mahmud, Kabupaten Kotabaru merupakan daerah yang memiliki resiko bencana tertinggi dibanding 12 kota dan kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan.

Pada tahun 2016, Kotabaru tercatat pernah mengalami banjir bandang yang menerjang Desa Sengayam dan Desa Batugah, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Hujan deras selama 2 hari berturut-turut menyebabkan banjir yang tak bisa terhindarkan. Akibatnya puluhan rumah rusak dan 3 orang tewas dan satu orang hilang belum ditemukan.

(Baca Juga: Jadi Paru-Paru Dunia, Pemindahan Ibu Kota Jangan Obrak-abrik Hutan Lindung!)

Pada bulan September lalu ada beberapa kabupaten di Kalimantan Selatan yang mengalami kenaikan luasan lahan dan hutan terbakar. Kotabaru menduduki posisi pertama. Jika Agustus lalu jumlah kebakaran hutan di Kotabaru ada tujuh hektare, kini naik tajam menjadi 103,85 hektare. Kabupaten Kotabaru menjadi daerah yang paling banyak hutan dan juga lahannya terbakar pada bulan September 2017.

Namun menurut menteri Bambang, rencana pemindahan ibu kota Negara juga masih dalam kajian lebih dalam dan melakukan survei untuk tingkat kesiapannya, dan survei dari berbagai ancaman bencana alam. (kha)

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini