nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pulang Rayakan Pesta Ulang Tahun, 7 Waria Diamankan Polisi Syariah di Aceh

Zuhri Noviandi, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 04:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 18 340 1831892 pulang-rayakan-pesta-ulang-tahun-7-waria-diamankan-polisi-syariah-di-aceh-XQVjWGG7m2.jpg Waria diamankan polisi syariah (Foto: Okezone)

BANDA ACEH - Polisi Syariah atau Wilayatul Hisbah Provinsi Aceh membenarkan sekumpulan Wanita Pria (Waria) di kota Banda Aceh telah mengadakan pesta yang melanggar etika dan norma di salah satu hotel Bintang Lima. Tujuh diantaranya berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

“Acara tadi malam Sabtu 16 Desember 2017 memang perkumpulan mereka waria semua,” kata Kasi penyidik Satpol PP/WH Aceh Marzuki,  saat dimintai konfirmasi.

Sebelumnya beredar informasi bahwa kumpulan waria tersebut diduga telah melakukan pesta ajang pemilihan duta waria se-Aceh, namun kata Marzuki berdasarkan hasil keterangan mereka mengadakan pesta perayaan ulang tahun.

“Setelah kita periksa mereka mengaku memang baru pulang dari hotel, untuk menghadiri perayaan ulang tahun teman mereka. Menurut pengakuan, di sana mereka mengadakan acara makan-makan dan bernyanyi,” ujar Marzuki.

Dijelaskannya, pesta itu berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB malam, ketujuh waria yang berhasil ditangkap itu ditemukan saat mereka sedang makan di kawasan Simpang Surabaya, Banda Aceh seusai pulang dari acara pesta tersebut.

“Setelah acara pesta itu mereka terlebih dahulu pulang ke salon, abis itu baru pergi makan dan saat disanalah mereka ditangkap oleh warga dan ormas kemudian diserahkan ke kami.”

Atas kejadian tersebut, Marzuki mengatakan mereka akan dilakukan pembinaan kemudian diserahkan kembali ke keluarga. Pasalnya, mereka tidak bisa dijerat dengan qanun syariah islam lantaran tidak melakukan perbuatan yang melanggar agama seperti liwath.

“Didalam qanun syariah tidak ada yang menjerat mereka, karena di sana diatur lebih kepada perbuatan kalau mereka melakukan liwath ada bukti maka bisa kita kenakan dengan qanun syariah. Mereka akan dilakukan pembinaan kita suruh buat pernyataan kalau nanti tidak diindahkan maka akan kita kenakan pasal 11 ayat tiga Perda nomor 5 tahun 2000 setiap orang atau badan hukum yang berdomisili di Aceh menjaga nilai kesopanan, kelayakan, kepatutan dengan ancaman pasal 19 ayat 1 kurungan selama 3 bulan atau denda 2 juta.”

Disamping itu, sebut Marzuki pihaknya juga akan memanggil manager hotel untuk dilakukan pemeriksaan. Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan maka pihak hotel akan dikenakan sanksi.

“Kita akan panggil pihak hotel apakah ini ada unsur kesengajaan atau memang menyediakan fasilitas kalau ia maka kita akan kenakan sanksi, karena setiap hotel yang ada di Banda Aceh harus mentaati norma-norma yang ada di Aceh,” tuturnya.

(muf)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini