Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sandi Sebut Penataan PKL di Tanah Abang Mengembalikan Fungsi Trotoar

Muhammad Iqbal , Jurnalis-Minggu, 24 Desember 2017 |07:42 WIB
Sandi Sebut Penataan PKL di Tanah Abang Mengembalikan Fungsi Trotoar
Tenda yang diperuntukan bagi PKL di Tanah Abang. Foto Antara/Gali Pradipta
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI menata pedangang kaki lima di Tanah Abang dengan cara menutup Jalan Jati Baru.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebut konsep tersebut mengembalikan fungsi trotoar yang selama ini digunakan PKL untuk berjualan.

Pemprov DKI menyediakan 420 tenda bagi para PKL yang biasa berjualan di trotoar jalan.

"Kami melihat bahwa konsep ini sudah mengembalikan fungsi trotoar untuk memuliakan pejalan kaki. Bagaimana teman-teman PKL yang selama ini mengeluhkan omsetnya sekarang sudah kita pantau, dan tapi terlalu dini lah (untuk berkesimpulan)," ungkap Sandi di Jakarta Sabtu, (23/12/2017).

Baca Juga: Konsep Jualan di Jalan Raya Disambut Baik Para PKL Tanah Abang

Melihat Wajah Baru Tanah Abang

Sementara soal penurunan omset sopir angkutan kota, Sandi menjelaskan pihaknya masih mendalami hal tersebut.

"Pasti tentunya setelah ada masukan dari teman-teman angkot kita akan pastikan (kebenarannya), kan kita gak mau juga teman-teman angkot itu kehilangan omsetnya karena kebijakan ini," ujarnya.

Melihat Wajah Baru Tanah Abang

Ia juga menekankan bahwa langkah pemprov mentutup jalan untuk para PKL tidak melanggar undang-undang.

"Itu juga kita terima masukannya dan tim hukum juga akan memastikan bahwa waktu awalnya kita yakin bahwa itu tidak ada penutupan jalan, dan hanya rekayas lalu lintas. Tim hukum kami memberikan clearance jadi nanti kita bagaimana secara menyeluruh, komprehensif, pandangan dari pada berbagai segi untuk penataan ini," tandasnya. (fzy)

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement