DEPOK - Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto menyatakan saat ini timnya sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku penjarahan toko pakaian atau distro di Depok yang terjadi, Minggu (24/12/2017) pagi.
“Tim sudah olah TKP dan sudah mengidentifikasi beberapa pelaku. Saat ini tim sedang bekerja. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama kami bisa mengungkapnya,” tegas Didik di lokasi kejadian.
Didik mengaku belum bisa terlalu jauh menyimpulkan motif dan latar belakang pelaku sebelum petugas menangkap salah seorang dari mereka. “Yang jelas ada beberapa orang menggunakan sepeda motor. Saat ini kami terus lakukan pengejaran. Setelah pelaku tertangkap kami akan ketahui secara detail apakah pernah melakukan hal serupa sebelumnya dan lain sebagainya,” ujar mantan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini.
Di lokasi yang sama, Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana, menambahkan, sudah ada tiga orang saksi yang diperiksa, yakni penjaga toko danw arga sekitar.
“Kami juga amankan rekaman CCTV serta tabung gas 3 Kg diduga milik salah satu pelaku yang tertinggal,” kata Putu.
Mengenai penanganan hukum, lanjut Putu, meskipun dalam CCTV para pelaku terlihat masih remaja di bawah umur, pihaknya akan tetap menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. “Pidananya tetap, yang membedakan penanganannya saja. Kami akan kenakan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan,” tegasnya.
(Baca Juga: Ini Video Detik-Detik Penjarahan Distro di Depok oleh Puluhan Remaja Bersenjata)
Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun Okezone di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekira jam 04.42 WIB. Toko pakaian atau distro Fernando Store di Jalan Sentosa Raya, Depok Tengah, Sukmajaya, Kota Depok tiba-tiba diserang secara membabi buta oleh puluhan remaja menggunakan belasan kendaraan bermotor. Bahkan, dari rekaman CCTV juga tampak di antara mereka adalah perempuan yang dilengkapi senjata tajam jenis celurit dan samurai.
Obet (23) yang saat itu sedang tugas malam dengan Nendy (20) sekira jam 04.40 WIB melihat tiga orang yang terdiri dari satu remaja pria dan dua orang remaja wanita berboncengan dalam satu motor melintas di depan toko tersebut. “Mereka sambil lewat, nunjuk-nunjuk toko ini,” ujar Obet kepada Okezone.
Tanpa curiga, mereka pun beraktivitas seperti biasa dengan merapihkan toko. Tak lama berselang sekira jam 04.42 WIB, gerombolan remaja itu datang yang diduga sekitar 20 orang lebih. Secara membabi buta langsung menghampiri toko dengan mengacungkan senjata tajam. Kawanan lain menjarah pakaian, mulai dari jaket, celana, kaos dan lain sebagainya.
Dalam rekamaan CCTV berdurasi 1 menit 27 detik itu peristiwa penjarahan berlangsung selama 20 detik. Mereka pun langsung meninggalkan lokasi. Tampak warga yang lalu lalang tidak berani untuk mendekati atau membubarkan kerumunan remaja tersebut.
“Mungkin karena mereka bawa senjata tajam. Tidak ada yang coba menangkap mereka,” kata Obet.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.