Saat hendak digiring ke Mapolresta, rupanya Choi melakukan perlawanan dan mencoba kabur. "Tembakan peringatan tak diindahkan, terpaksa betisnya kami tembak," tegas Husni.
Kemudian, lanjut Husni, Choi dibawa ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo (Dokes) Polda Kalbar untuk diberi pertolongan medis pertama. "Dia masih kita interogasi dan dalami pembunuhan ini," pungkasnya.
Sedianya, siswi SMK N 6 Pontianak yang masih berusia 17 tahun ini dibunuh Choi di rumahnya sendiri, di Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Senin (1/1/2018) sekira pukul 01.30 Wib.
Setelah membunuh, Choi menghubungi keluarga korban bermaksud ingin memberitahukan kejadian sebenarnya dan mencoba kabur ke luar kota.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.