Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Restorasi Meiji, Pemberontakan Heroik Para Samurai Menuju Jepang Modern

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 03 Januari 2018 |06:01 WIB
Restorasi Meiji, Pemberontakan Heroik Para Samurai Menuju Jepang Modern
Pemberontakan para samurai memicu terjadinya Restorasi Meiji yang membawa Jepang menuju modernisasi (Foto: History)
A
A
A

SEBELUM menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia seperti sekarang, Jepang sangat tertutup dari dunia luar. Satu peristiwa penting yang mengubah sejarah Jepang itu terjadi pada 3 Januari 1868 ketika sejumlah samurai melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan militer Tokugawa.

Tokugawa berkuasa di Jepang pada 1603-1867. Selama masa tersebut, Negeri Sakura menutup diri dari pengaruh luar yang dianggap sebagai ancaman, termasuk menutup pelabuhan. Namun, ketibaan Komodor Matthew C. Perry dari Amerika Serikat (AS) mengubah pandangan tersebut.

Masyarakat Jepang tiba-tiba merasa inferior karena Matthew Perry datang membawa kapal-kapal perang besar dengan persenjataan serta teknologi yang jauh melampaui kemampuan militernya. Kedatangan tersebut memicu pembukaan pelabuhan-pelabuhan di Jepang untuk perdagangan.

Melansir dari History, Rabu (3/1/2018), banyak orang Jepang pada masa itu takut bahwa pemimpin mereka yang menganut paham feodal tidak siap untuk melawan ancaman dari dominasi asing. Para samurai dari wilayah-wilayah terpencil lantas bergabung dengan bangsawan anti-shogun guna mengembalikan kaisar ke tampuk kekuasaan setelah 700 tahun.

Para samurai berhasil mendongkel Tokugawa Yoshinobu (shogun terakhir Tokugawa) dari kekuasaan dan mendeklarasikan Meiji sebagai Kaisar Jepang. Mengutip dari Britannica, Yoshinobu sempat melawan hingga terjadi perang saudara sebelum akhirnya menyerah pada Juni 1869.

Kaisar Meiji dan menteri-menterinya kemudian memindahkan Istana dari Kyoto ke Tokyo. Mereka juga membongkar feodalisme dan memberlakukan reformasi besar-besaran dengan menjadikan Barat sebagai acuan. Pembaruan itu di kemudian hari dikenal dengan nama Restorasi Meiji.

Pemerintahan yang bersatu di bawah komando Kaisar Meiji berhasil memantapkan langkah industrialisasi dan militerisasi yang pesat di Jepang. Restorasi Meiji terbukti mampu membangun Jepang menjadi salah satu kekuatan utama dunia pada awal abad ke-20.

Kaisar Meiji meninggal dunia pada 30 Juli 1912 dan mewariskan takhta kepada putranya Kaisar Taisho. Warisan yang ditinggalkannya bagi Jepang jauh lebih bermanfaat. Negeri Matahari Terbit yang dulu tertutup dari dunia luar serta berpaham feodal, kini menganut paham kapitalis dan menjadi salah satu negara berpengaruh di dunia.

(Wikanto Arungbudoyo)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement