Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Regulasi Taksi Online di Berbagai Negara

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 29 Januari 2018 |12:25 WIB
Mengenal Regulasi Taksi <i>Online</i> di Berbagai Negara
Foto: Reuters
A
A
A

Amerika Serikat

 

Foto: Reuters

Beberapa negara bagian di Amerika Serikat memiliki aturan yang berbeda-beda, namun pada umumnya aturan di Negeri Paman Sam mewajibkan pengemudi taksi online untuk memiliki izin khusus operasi.

Seperti juga di Singapura dan Australia, mobil-mobil yang digunakan sebagai angkutan online di AS juga harus dipasangi stiker khusus di kaca depan saat beroperasi. Jika pengemudi tidak memasang stiker saat mengangkut penumpang, mereka dapat dikenai denda dengan nilai yang cukup besar.

Jepang

Foto: Reuters

Meski pada dasarnya taksi online diizinkan beroperasi di Jepang, Negeri Sakura menerapkan peraturan yang ketat untuk pada pengemudi dan pengusaha transportasi online. Mobil yang digunakan sebagai angkutan online juga biasanya merupakan mobil mewah.

Penyedia layanan taksi online, Uber misalnya, hanya diperbolehkan beroperasi di daerah-daerah yang minim sarana transportasi. Tarif yang boleh diberlakukan pun diatur dengan batas bawah yang cukup tinggi sehingga sama sekali tidak memiliki keuntungan dibandingkan taksi konvensional.

Kanada

Pengemudi taksi online di Kanada harus memiliki izin Private Transportation Company (PTC) dan mendapatkan nomor lisensi PTC untuk beroperasi sebagai taksi online. Saat beroperasi, mobil-mobil yang digunakan harus dipasangi stiker tanda taksi online yang dipasang di kaca depan bagian penumpang.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement