Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei LSI: Jokowi Kuat Tapi Belum Aman di Pilpres 2019

Muhamad Rizky , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2018 |16:15 WIB
  Survei LSI: Jokowi Kuat Tapi Belum Aman di Pilpres 2019
foto: Okezone
A
A
A

"Sebesar 52.6 persen responden menyatakan harga-harga kebutuhan pokok makin memberatkan mereka. Sebesar 54.0 persen menyatakan lapangan kerja sulit didapatkan. Dan sebesar 48.4 persen responden menyatakan pengangguran semakin meningkat," ungkapnya.

Selain itu, Jokowi rentan pula terhadap isu primordial. Menururnya, kekuatan dan isu Islam politik diprediksikan akan mewarnai Pilpres 2019 seperti yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta, dalam kadar berbeda. "Islam politik itu terminologi untuk segmen pemilih yang percaya, yakin hakul yakin, politik tak bisa dipisahkan dari agama," tuturnya

Untuk pemilih Indonesia kata Adjie, jumlah segmen Islam Politik cukup besar. Sebesar 40.7 persen publik menyatakan tidak setuju agama dan politik dipisahkan. Sementara 32.5 persen publik menyatakan agama dan politik harus dipisahkan.

"Dari mereka yang menyatakan agama dan politik harus dipisahkan, mayoritas (58.6%) mendukung kembali Jokowi sebagai presiden. Sementara mereka yang tidak setuju agama dan politik harus dipisahkan mayoritas mendukung capres lain diluar Jokowi (52.1 %). Walaupun Jokowi juga masih memperoleh dukungan sebesar 40.8 % di segmen ini," tambahnya.

Adjie menambahkan, merebaknya isu buruh negara asing atau tenaga kerja yang berasal dari Cina di tengah sulitnya lapangan kerja dan tingginya pengangguran di berbagai daerah, isu tenaga kerja asing sangat sensitif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement