nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Potret Pembangunan Tol di Indonesia, dari Soeharto hingga Jokowi

Annisa Ulva Damayanti, Jurnalis · Minggu 04 Maret 2018 17:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 04 337 1867747 potret-pembangunan-tol-di-indonesia-dari-soeharto-hingga-jokowi-ZJ8HYnP8iT.jpg ilustrasi.

JAKARTA – Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia terlihat signifikan dari tahun ke tahun. Diawali pada era Presiden Soeharto yang membangun jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) sepanjang 46 kilometer, pembangunan jalan bebas hambatan kemudian terus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

Pembangunan ruas jalan tol dirasa mampu meningkatkan roda perekonomian Indonesia. Hal ini juga merupakan salah satu prioritas pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendorong pemerataan daerah, sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial yang besar antardaerah.

Hingga saat ini, pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi dinilai sudah melampaui jumlah pembangunan yang dilakukan presiden lainnya. Hingga akhir Tahun 2017, Jokowi telah mampu mengoperasikan berbagai jalan tol sejauh 568 kilometer.

Pembangunan Tol Porong-Gempol seksi Kejapanan-Gempol, Tol Gempol-Pandaan, Tol Cikampek-Palimanan, Tol Surabaya-Mojokerto seksi IV, Tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II, Tol akses Tanjung Priok telah beroperasi selama Jokowi menjabat.

Tak hanya sampai di situ, pemerintahan Jokowi juga membuat target penambahan panjang tol di 2018 sepanjang 728,94 kilometer dan pada 2019 sepanjang 564,43 kilometer.

Di tahun 2018 ini, sejumlah ruas tol dipastikan akan beroperasi. Tol Pejagan-Pemalang Seksi III dan IV yang akan beroperasi bulan Maret, Tol Pemalang-Batang dan tol Batang-Semarang yang mulai beroperasi pada Bulan Juli serta Tol semarang-Solo Seksi IV-V yang beroperasi fungsional saat lebaran.

Hal ini juga dijelaskan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, bahwa sebelum mudik Lebaran 2018, terdapat beberapa ruas tol baru yang beroperasi maupun yang baru dibuka secara fungsional.

"Yang belum selesai pengerjaannya kami tengah upayakan untuk bisa dibuka secara fungsional. Kami kejar supaya bisa dilalui dua arah," ungkap Herry di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa 30 Januari 2018.

Pencapaian pemerintahan saat ini tentu fenomenal, mengingat jumlahnya yang melebihi pembangunan yang dicapai Soeharto selama 32 tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Mari kita lihat perbandingan pembangunan tol dulu dan kini: Tol Jagorawi jadi ruas tol pertama kali yang dibangun di Indonesia pada era pemerintahan Soeharto Tahun 1973. Selama 32 tahun menjabat, Soeharto berhasil membuat dan mengoperasikan ruas jalan tol sepanjang 490 kilometer.

Jalan tol yang di zaman Soeharto yang beroperasi selain Tol Jagorawi adalah Tol Semarang seksi A-C, Tol Jakarta-Tangerang, Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, Tol Surabaya-Gempol, Tol Gawang-Tomang-Grogol-Pluit, Tol Jakarta Cikampek, Tol Belawan- Medan-Tj.Morawa, Tol Cawang-Tj.Priok-Ancol Timur-Pluit, Tol Padalarang-Cileunyi, Tol Tangerang-Merak, Tol Surabaya-Gresik, Tol JORR seksi S, Tol Palimanan-Plumbon-Kanci, dan Tol Ujung Pandang seksi I dan II.

Kemudian di masa pemerintahan BJ Habibie yang hanya menjabat satu tahun, dirinya hanya melakukan pembangunan Tol Pondok Aren-Ulujami dan Tol Serpong-Pondok Aren sepanjang 12,75 kilometer.

Pembangunan tol terus dilakukan di masa pemerintahan selanjutnya. Presiden Abdurrahman Wahid melakukan pembangunan yang paling sedikit jika dibandingkan dengan presiden lainnya. Dirinya hanya membangun dan mengoperasikan tol sepanjang 5,5 kilometer. Kemudian ketika posisinya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri, pembangunan tol dilanjutkan sejauh 34 kilometer.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), jumlah pembangunan tol terlihat signifikan dan mengalami perkembangan yang baik. Selama masa pemerintahannya, SBY berhasil membangun tol sejauh 230,69 kilometer.

Jokowi tentu unggul soal pembangunan tol karena mampu membangun tol sejauh 568 kilometer di masa pemerintahannya yang belum genap 5 tahun.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini