nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Penyuap Bupati Kebumen Ditahan KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 20:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 13 337 1872294 pengusaha-penyuap-bupati-kebumen-ditahan-kpk-SUYj6gx89e.jpg Juru Bicara KPK Febridiansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan ‎Komisaris PT Karya Adi Kencana (PT KAK), Khayub Muhammad Lutfi pada hari ini. Penyuap Bupati Kebumen tersebut resmi mengenakan rompi tahanan usai diperiksa sebagai tersangka oleh tim penyidik KPK.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Khayub Muhammad Lutfi dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) ‎Pomdam Jaya Guntur untuk menjalani masa penahanan selama 20 hari kedepan.

"KML (Khayub Muhammad Lutfi) tersangka dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa dana APBD Kabupaten Kebumen, ditahan di (Rutan) Guntur (untuk) 20 hari pertama," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Diketahui, Komisaris PT KAK, Khayub Muhamad Lutfi telah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Khayub diduga telah memberikan suap kepada Bupati Kebumen, Yahya Fuad melalui Hojin Anshori

Yahya Fuad diduga menerima suap terkait sejumlah proyek di Kebumen. Terdapat sekitar Rp 2,3 miliar fee sejumlah proyek yang dikumpulkan Khayub dari sejumlah kontraktor. Fee proyek itu diberikan Khayub kepada Yahya Fuad melalui Hojin.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Yahya Fuad dan Hojin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Khayub yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini