Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Minta Babinsa Galakkan Siskamling Tanamkan Ideologi Pancasila

Antara , Jurnalis-Selasa, 13 Maret 2018 |00:07 WIB
Pemerintah Minta Babinsa Galakkan Siskamling Tanamkan Ideologi Pancasila
Kepala UKP-PIP, Yudi Latief (Foto: Ist)
A
A
A

JEMBER - Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD sangat dibutuhkan karena mereka langsung berhadapan dengan masyarakat. Seorang Babinsa punya wilayah operasi yang cukup luas, bisa di satu desa bahkan lintas atau antardesa.

Dengan kata lain Babinsa menjadi ujung tombak informasi awal terutama hal-hal yang menyangkut kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan.

Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Yudi Latief mengajak para Babinsa termasuk yang bertugas di Kodim 0824 Jember, Jawa Timur untuk membentuk sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang bersifat membangun ideologi Pancasila.

(Baca juga: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Patroli Bersama Cegah Karhutla di Jambi)

“Saya ingin sampaikan bahwa satu-satunya lembaga yang terstruktur dengan baik dan memiliki kepercayaan masyarakat adalah TNI AD melalui Babinsa,” kata Yudi di hadapan ratusan prajurit Kodim 0824 Jember, Jawa Timur, Senin (12/3/2018).

Menurutnya, selain dengan semangat gotong royong, kegiatan siskamling juga diperlukan guna meminimalisir tindak pidana pencurian di desa-desa. Keberadaan TNI AD yang terstruktur hingga tingkat Babinsa lanjut Yudi, patut didukung dalam menyelenggarakan pembinaan teritorial sebagai kekuatan pertahanan negara.

(Baca juga: Kodam Tanjungpura Perkuat Peran Babinsa Cegah Masuknya ISIS)

“Karena itu perlu peran serta TNI, karena saat ini banyak hal yang sudah memengaruhi terkikisnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan, pesatnya perkembangan global dengan mudahnya akses informasi melalui teknologi media sosial jelas dapat memengaruhi pola pikir masyarakat. Sehingga dibutuhkan benteng ideologi Pancasila untuk menangkal segala pengaruh negatif dari luar tersebut.

“Terutama generasi muda ini yang harus ekstra kita waspadai. Dari situlah celah adanya pengaruh ideologi lain masuk yang mengancam ideologi Pancasila,” pungkasnya.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement