Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PDIP Pertimbangkan Jusuf Kalla Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 24 Maret 2018 |16:02 WIB
PDIP Pertimbangkan Jusuf Kalla Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Masinton Pasaribu mengakui, nama Jusuf Kalla masuk dalam bahan pertimbangan partainya sebagai calon di luar kader untuk didukung menjadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

‎"(Nama Jusuf Kalla) Ada di dalamnya. Kan sekarang Pak JK juga masih berpasangan. Iya (Jusuf Kalla) masuk dalam nominasi PDIP, dalam simulasi kan ada," kata Masinton usai menghadiri diskusi Polemik MNC Trijaya Fm di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018).

Masinton menjelaskan, PDI-P memang sudah melakukan pertemuan dengan ‎Partai Golkar, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu untuk membahas konsolidasi dan penguatan kerjasama ke depannya.

Dalam hal ini, Golkar dan PDI-P merupakan dua partai yang sama-sama mendukung Jokowi sebagai capres 2019. Namun, Masinton membantah dalam pertemuan tersebut telah dibahas cawapres untuk Jokowi di 2019.

"Hasil pertemuan bagus, menjalin kerjasama, membangun koalisi, gimana memenangkan Jokowi. Tapi, belum ada pembahasan cawapres," pungkasnya.

Sebelumnya, Masinton Pasaribu mengatakan, partainya telah menyiapkan tiga kader terbaik untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Nantinya, sambung Masinton, ketiga kader itu akan diseleksi untuk dipilih menjadi satu nama terbaik yang pantas menjadi Cawapres Jokowi.

‎"Dari internal PDI, ada beberapa namalah, ada tiga nama, nanti diseleksi, ‎tiga nama sesuai dengan nomor urut partai‎ (di Pilpres 2019)," kata Masinton, Sabtu (24/3/2018).

(Baca Juga: PDIP Siapkan Tiga Kader untuk Diseleksi Jadi Cawapres Jokowi)

Sayangnya, anggota Komisi III DPR itu masih enggan menyebut terang nama tiga kader PDIP yang akan dikerucutkan menjadi satu nama untuk menjadi Cawapres Jokowi. PDI-P sendiri baru akan mengumumkan nama cawapres pendamping Jokowi setelah selesai diseleksi.

"Kalau satu nama nanti sudah (dipilih), baru diumumkan. Jangan diiniin (diomongin) dulu‎," ungkapnya.

(Baca Juga: Soal Pertemuan dengan Jokowi, Airlangga: Bahas Kriteria Cawapres)

 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement