nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jurnalis Palestina Ditembak dan Terbunuh dalam Demonstrasi Gaza

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 08 April 2018 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 07 18 1883582 jurnalis-palestina-ditembak-dan-terbunuh-dalam-demonstrasi-gaza-szByOLLX0o.jpg Foto: Reuters

GAZA – Seorang jurnalis Palestina meninggal dunia setelah terluka oleh tembakan tentara pertahanan Israel (IDF) saat meliput demonstrasi berdarah di sepanjang perbatasan Jalur Gaza pada Jumat. Yaser Murtaja, seorang kamerawan media Palestina, Ain menjadi korban ke-29 kebrutalan tentara Israel dalam demonstrasi Kepulangan Besar.

BACA JUGA: Pekan Kedua Demonstrasi Gaza, Hampir 30 Warga Palestina Tewas Diterjang Peluru Israel

Foto-foto yang beredar memperlihatkan Murtaja terbaring di atas tandu dengan luka tembak dengan mengenakan rompi biru bertuliskan “PERS”dengan huruf besar. Menurut petugas kesehatan, peluru menembus sisi perutnya hingga akhirnya Murtaja meninggal dunia di rumah sakit akibat luka yang dialami.

Juru bicara militer Israel mengatakan akan menyelidiki insiden ini tetapi belum memberikan komentar lain.

Fotografer lepas, Ashraf Abu Amra mengatakan kepada Reuters, Minggu (8/4/2018) bahwa ia berada di sebelah Murtaja, yang katanya mengenakan helm dan rompi pelindung. Abu Amra mengatakan mereka berdua jelas ditandai sebagai wartawan.

“Kami sedang mengambil gambar saat para pemuda membakar ban. Kami berada sekitar 250 meter dari pagar, ”kata Abu Amra. “Pasukan Israel melepaskan tembakan dan korban luka mulai berjatuhan. Yaser dan saya berlari untuk mem-filmkan ketika tiba-tiba Yaser jatuh ke tanah.

“Saya berteriak padanya, 'Yaser, kamu baik-baik saja?'. Dia tidak merespons dan ada darah di tanah di bawahnya. Saya tahu itu adalah cedera yang buruk dan orang-orang membawanya pergi, ”kata Abu Amra.

Selain Murtaja, setidaknya tiga jurnalis lainnya mengalami luka-luka dalam demonstrasi Jumat di perbatasan dan di lokasi lainnya.

Tanggapan Israel terhadap demonstrasi itu telah mengundang kecaman internasional, dengan kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan respons itu melibatkan tembakan amunisi hidup terhadap demonstran yang tidak memberikan ancaman langsung terhadap nyawa mereka.

BACA JUGA: Israel Ancam Bereaksi Lebih Keras terhadap Demonstran Palestina

Israel mengatakan mereka melakukan apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan perbatasannya dan pasukannya telah merespons dengan cara pembubaran kerusuhan dan menembak “sesuai dengan aturan untuk bertindak”.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini